Pergerakan saham terlihat cukup positif pada awal perdagangan Jumat, 1 Mei 2026.
Dikutip dari
CNBC International, indeks S&P/ASX 200 Australia naik sekitar 0,98 persen dan berpeluang menghentikan tren penurunan selama delapan hari berturut-turut.
Sementara di Jepang, indeks Nikkei 225 juga menguat sekitar 0,40 persen, meskipun pergerakannya sempat fluktuatif di awal sesi. Di sisi lain, indeks Topix justru turun sekitar 0,62 persen, menunjukkan adanya tekanan di beberapa sektor.
Di kawasan Asia lainnya, pergerakan pasar cenderung melemah. Indeks Hang Seng Hong Kong turun sekitar 1,28 persen, KOSPI Korea Selatan merosot 1,38 persen, dan Nifty 50 India terkoreksi 0,74 persen. Sementara indeks Shanghai Composite di China masih mencatat kenaikan tipis sekitar 0,11 persen.
Sentimen positif di pasar Asia sebagian besar dipengaruhi oleh kinerja kuat bursa saham Amerika Serikat AS, di mana indeks S&P 500, Nasdaq Composite dan Dow Jones kompak mencatat kenaikan.
Secara keseluruhan, pasar saat ini berada dalam kondisi yang cukup kompleks. Di satu sisi, kinerja perusahaan yang kuat dan kenaikan pasar AS memberikan dorongan positif. Namun di sisi lain, ketidakpastian ekonomi dan risiko geopolitik masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai oleh investor.
BERITA TERKAIT: