Stok BBM di Sorong Tembus 20 Hari, Program BBM Satu Harga Sukses Besar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 23 April 2026, 11:06 WIB
Stok BBM di Sorong Tembus 20 Hari, Program BBM Satu Harga Sukses Besar
Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik S. Deyang melakukan kunjungan kerja ke Kota Sorong, Selasa, 21 April 2026. (Foto: Dok. Pertamina)
rmol news logo Ketahanan pasokan energi di wilayah timur Indonesia berada dalam kondisi yang sangat aman. Teranyar, PT Pertamina (Persero) mencatat ketahanan stok BBM di Kota Sorong, Papua Barat Daya, sukses menembus angka hingga 20 hari ke depan.

Kondisi ini terungkap saat Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik S. Deyang dan Hasan Nasbi, melakukan kunjungan kerja langsung ke Kota Sorong untuk mengecek keandalan distribusi energi di lapangan, Selasa, 21 April 2026.

Komisaris Pertamina, Nanik S. Deyang mengapresiasi tingginya ketahanan stok di wilayah tersebut, yang dinilai jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata ketahanan stok di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Menurut Nanik, capaian ini menjadi bukti nyata kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan energi di Papua Barat Daya sekaligus menyokong kesuksesan program jaminan energi pemerintah.

“Program BBM Satu Harga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Papua. Ketersediaan energi yang terjaga memberikan rasa aman dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Nanik.

Dalam pemantauan di SPBU COCO 81.984.01 dan agen LPG non-subsidi PT Wilis Trijaya Mandiri, rombongan Dewan Komisaris memastikan seluruh rantai distribusi energi di Sorong berjalan tanpa kendala.

Senada dengan Nanik, Komisaris Pertamina Hasan Nasbi menambahkan, pelayanan di SPBU berjalan sangat kondusif tanpa adanya antrean panjang. Penyaluran BBM bersubsidi pun dipastikan telah tepat sasaran.

“Secara umum pelayanan sudah berjalan baik, tidak ada antrean dan distribusi BBM berlangsung lancar. Beberapa aspek teknis dan operasional tetap menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan,” jelas Hasan.

Tak hanya BBM, Hasan juga memastikan pasokan gas di bumi Papua dalam kondisi aman. Stok di agen LPG non-subsidi terpantau mencukupi dengan sistem suplai yang terjaga ketat.

“Pasokan LPG tersedia dengan baik dan didukung sistem suplai yang terjaga. Kami optimistis kebutuhan energi masyarakat dapat terus terpenuhi,” pungkasnya.

Komitmen Pertamina dalam mengamankan energi hingga wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) akan terus diperkuat. Melalui penguatan infrastruktur maritim dan perluasan program BBM Satu Harga, perusahaan pelat merah ini berkomitmen menjaga pemerataan energi demi mendorong pembangunan nasional. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA