Bursa Asia Menguat di Tengah Sentimen Inflasi China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 11 Februari 2026, 08:57 WIB
Bursa Asia Menguat di Tengah Sentimen Inflasi China
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Bursa saham Asia sukses membuka perdagangan hari ini, Rabu 11 Februari 2026 di zona hijau, meski Wall Street sempat goyang akibat lemahnya data ritel AS dan volatilitas sektor AI.

Hari ini bursa Jepang tutup karena libur nasional. Namun, indeks lain menunjukkan penguatan. 

Indeks ASX 200, Australia bergerak melaju 0,92 persen. Indeks berlanjut menanjak 1,24 persen atau 110,10 poin) ke posisi 8.977,50.

Indeks Kospi, Korea Selatan berlanjut naik 0,19 persen menjadi 5.311,59 setelah dibuka menguat 0,18 persen, sedangkan indeks Kosdaq naik 0,33 persen.

Kontrak berjangka Indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 27.260, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 27.183,15.

Saat ini Investor menanti rilis inflasi China Januari yang diprediksi melambat ke 0,4 persen, sementara indeks harga produsen diperkirakan masih terjebak di zona deflasi selama 40 bulan beruntun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang melanjutkan tren positif setelah kemarin parkir di level 8.131,74. 

Secara teknikal, indeks diprediksi menguji area 8.200, didukung penguatan Rupiah dan sinyal reversal pada indikator Stochastic RSI.

Pasar domestik cenderung optimis mengikuti penguatan global, namun investor perlu waspada terhadap aksi jual pada saham-saham yang terdampak perubahan indeks MSCI. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA