Berdasarkan pantauan
RMOL hingga pukul 15.00 WIB, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,21 persen ke Rp4.810. Lalu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 0,45 persen ke Rp4.470. Kemudian PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) ikut merosot 0,41 persen ke Rp1.225.
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI tercatat naik 0,26 persen ke Rp3.820, setelah sempat stagnan di sepanjang sesi I perdagangan hari ini.
Sedangkan saham perbankan swasta, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau melonjak hingga 2,03 persen ke Rp7.550.
Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat (ANH) menilai pasar masih belum percaya terhadap kondisi pasar modal nasional setelah MSCI mengancam menurunkan status Indonesia dari emerging market ke frontier market.
Kondisi ini, kata Achmad, mencerminkan kepercayaan investor yang masih belum pulih meski pemerintah dan Danantara telah bekerja sepanjang akhir pekan kemarin.
"Ini adalah sinyal keras bahwa kepercayaan belum pulih," kata Achmad kepada
RMOL.
Menurutnya, terdapat gap antara klaim pemerintah dengan kondisi sebenarnya yang terjadi di pasar.
"Pasar modal bukan hanya mendengar kata kata. Pasar membaca arah. Dan pada Senin, arah itu belum cukup meyakinkan," kata Achmad.
Untuk diketahui, sepanjang perdagangan ini, IHSG terus berada di zona merah, dengan level terendah berada di kisaran 7.820. Sebanyak 733 saham tercatat melemah, 44 menguat, dan 34 lainnya stagnan.
BERITA TERKAIT: