Menurut Rosan, skema kepemilikan ini bukan hal baru karena sudah diterapkan di banyak bursa efek dunia. Demutualisasi diyakini akan membawa perubahan mendasar pada struktur kepemilikan dan tata kelola pasar modal.
"Ya memang itu emang di (bursa efek) lain seperti itu, jadi ini dipisahkan antara anggota dan kepemilikan, karena sekarang kan anggota dan kepemilikan itu gabung dimiliki oleh sebagian besar sekuritas-sekuritas. Nah, oleh sebab itu ini dibuka supaya lebih baik dan lebih transparan," ujar Rosan di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Senin 2 Februari 2026.
Pemerintah sendiri tengah mempercepat penyelesaian aturan demutualisasi BEI agar bisa terealisasi pada 2026. Proses ini mengubah BEI dari organisasi berbasis keanggotaan atau Self-Regulatory Organization (SRO), yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas anggota bursa, menjadi entitas berbentuk perusahaan terbuka yang bisa dimiliki publik atau pihak lain.
Skema ini bertujuan memisahkan kepentingan anggota bursa dengan pengelola bursa, sehingga mengurangi potensi benturan kepentingan.
Rosan menambahkan, keterlibatan lembaga investasi, termasuk Sovereign Wealth Fund (SWF) dari berbagai negara, merupakan praktik umum dalam bursa modern.
"Hampir di semua bursa lainnya di dunia ini Sovereign Wealth Fund-nya itu kan memang ikut ya range-nya bisa 15 persen, ada yang 25 persen, ada yang 30 persen, ada yang lebih dari itu ya," jelasnya.
Terkait potensi keterlibatan Danantara Indonesia, Rosan menegaskan pihaknya akan melakukan kajian menyeluruh sebelum menentukan besaran kepemilikan. Evaluasi ini akan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk valuasi dan kebijakan investasi yang berlaku.
"Mengenai demutualisasi kita akan mempelajari terlebih dahulu seberapa persen kita ingin masuk. Kan kita juga tentunya lihat kriteria-kriteria pada saat kita masuk, dan berinvestasi," tambahnya.
Dengan demutualisasi, pasar modal Indonesia diharapkan menjadi lebih transparan, profesional, dan menarik bagi investor global, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan asing dan SWF untuk berpartisipasi secara strategis.
BERITA TERKAIT: