Harga Logam Mulia Terjun Bebas: Investor Mulai Amankan Keuntungan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 31 Januari 2026, 08:29 WIB
Harga Logam Mulia Terjun Bebas: Investor Mulai Amankan Keuntungan
Ilustrasi emas (Artificial Inteligence)
rmol news logo Setelah sempat menyentuh rekor tertinggi pekan ini, harga emas, perak, dan tembaga kompak anjlok pada penutupan Jumat 30 Januari 2026. 

Aksi ambil untung (profit taking) besar-besaran terjadi seiring menguatnya dolar AS dan memudarnya harapan akan pemangkasan suku bunga yang agresif. Setelah emas naik 17 persen dan perak melonjak 39 persen sepanjang Januari, investor memilih "cabut" dan mengamankan modal mereka.

Kini, harga emas jatuh, turun hingga 4,7 persen ke level 5.143,40 Dolar AS per ons.

Penyebab lain oreksi pasar adalah efek Kevin Warsh. Pencalonan Kevin Warsh sebagai pemimpin baru The Fed membuat Dolar menguat. Pasar menilai Warsh sosok yang rasional dan tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga.

Dengan menguatnya Dolar AS, harga logam jadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga permintaan pun tertekan.

Perak juga merosot tajam hingga 11 persen menjadi 103,40 Dolar AS per ons. 

Analis memperkirakan harga logam industri masih akan fluktuatif dan berisiko turun lebih jauh menjelang libur Tahun Baru Imlek di China (16 Februari). Investor di China cenderung menghindari posisi berisiko di tengah pasar yang sedang sangat tidak stabil ini. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA