Dikutip dari Reuters, Jumat 9 Januari 2026, pada penutupan Kamis indeks S&P 500 nyaris tidak bergerak dan naik tipis 0,01 persen ke level 6.921,45. Dow Jones Industrial Average menguat 0,55 persen ke 49.266,11, sedangkan Nasdaq turun 0,44 persen ke 23.480,02.
Tekanan utama datang dari saham teknologi, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI). Nvidia turun 2,2 persen, Broadcom merosot 3,2 persen, dan Microsoft melemah 1,1 persen. Secara keseluruhan, indeks sektor teknologi S&P 500 turun 1,5 persen dan kini telah terkoreksi sekitar 1 persen sepanjang 2026. Investor mulai lebih selektif karena menilai valuasi saham AI sudah terlalu tinggi setelah reli besar dalam beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, saham-saham pertahanan melonjak setelah Trump menyatakan bahwa anggaran militer AS untuk 2027 seharusnya mencapai 1,5 triliun Dolar AS. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan anggaran 2026 sebesar 901 miliar Dolar AS yang telah disetujui Kongres. Saham Lockheed Martin naik 4,3 persen, Northrop Grumman menguat 2,4 persen, dan Kratos Defense melonjak tajam 13,8 persen.
Sementara itu, Alphabet menguat 1,1 persen sehari setelah induk Google tersebut melampaui Apple dalam kapitalisasi pasar, menjadi perusahaan paling bernilai kedua di AS untuk pertama kalinya sejak 2019. Sebaliknya, saham Apple turun 0,5 persen.
Dari sisi ekonomi, klaim tunjangan pengangguran mingguan di AS naik secara moderat, meski kenaikannya lebih rendah dari perkiraan. Data ini sejalan dengan laporan ketenagakerjaan ADP dan JOLTS sebelumnya yang menunjukkan permintaan tenaga kerja masih lemah.
Di sektor lain, saham produsen chip memori terkait AI terkoreksi setelah reli kuat sebelumnya. SanDisk turun 5,4 persen, Western Digital melemah 6,1 persen, dan Seagate jatuh 7,7 persen. Sebaliknya, saham Ford melonjak 4,7 persen setelah Piper Sandler menaikkan rekomendasinya menjadi “overweight”.
BERITA TERKAIT: