Anak usaha PT Pertamina Persero ini menyabet penghargaan sebagai Top 20 Asuransi Umum kategori Perusahaan Asuransi Umum Berpremi Bruto Rp2,5 triliun ke Atas.
Dalam penilaiannya rating diukur berdasarkan performa perusahaan asuransi umum, yang indikator utamanya adalah laporan keuangan dalam tiga periode terakhir, yakni dari 2021 hingga 2023.
Selama periode tersebut, Tugu Insurance berhasil mencatatkan kinerja yang moncer, sehingga The Finance memberikan predikat “sangat bagus” dengan skor atau nilai 91,00.
Sedangkan penghargaan kedua yang diraih Tugu Insurance adalah Best of The Best CFO 2024 pada kategori perusahaan asuransi umum dengan premi bruto Rp2,5 triliun ke atas yang diterima langsung oleh Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance, Emil Hakim.
Ia menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diterima Tugu Insurance.
“Kami tentunya sangat berterima kasih dan bangga atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami untuk memacu kinerja perusahaan jauh lebih baik ke depannya dan berkontribusi positif bagi industri keuangan, ditambah amanah sebagai best CFO ini tentunya menjadi motivasi sekaligus suntikan semangat untuk terus memberikan yang terbaik dari setiap usaha yang dilakukan serta kinerja positif kedepannya,” jelas Emil dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 25 Oktober 2024.
Dalam kategori Penilaian Best of The Best CFO diseleksi berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu skor perusahaan di kajian “Top 20 Lembaga Keuangan 2024”, ukuran perusahaan (berdasarkan total aset), dan pertimbangan Dewan Redaksi The Finance.
Sedangkan untuk penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2024 diberikan kepada sektor perbankan, asuransi, hingga pembiayaan dengan pendekatan penilian kinerja tiga tahun berturut-turut.
Secara kinerja, Tugu Insurance terus menunjukkan kinerja positif. Pada semester I 2024, Tugu Insurance telah mengantongi laba bersih konsolidasian non-audit sebesar Rp439 miliar.
Tugu Insurance juga mencatatkan premi bruto sebesar Rp5,2 triliun. Capaian tersebut tumbuh 39 persen dibanding semester I 2023 yang mencapai Rp3,7 triliun. Hal ini diharapkan akan tetap bertumbuh hingga penghujung tahun.
BERITA TERKAIT: