Dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, tim PkM menyelenggarakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pemasaran dan produksi dari usaha mikro yang dimiliki mitra.
Ketua tim pelaksana program PkM PPM School of Management, Martdian Ratna Sari, mengatakan di Desa Rumpin cukup banyak masyarakat yang memilih profesi sebagai pedagang atau pemilik usaha mikro.
“Sebagai salah satu usaha mikro disini, Nugget Nesya Jaya Rasa terbilang cukup potensial karena bisa produksi hingga 1.000 20.000 sampai 4.000 35.000 bungkus nugget setiap bulannya,” kata Ratna melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 14 Oktober 2024.
Fitri Safira yang juga merupakan dosen pengajar di program PkM menambahkan, beberapa pendekatan dikombinasikan selama pelaksanaan program, mulai dari pelatihan, workshop, pendampingan implementasi alat produksi dan alat bantu, serta konsultasi yang dilakukan secara berkala.
“Kami berusaha mengembangkan kompetensi Pak Rawi (pemilik usaha Nugget Nesya Jaya Rasa) dan tim, mulai dari cara identifikasi peluang pasar yang baru, menggali pain-poin konsumen, hingga pelaksanaan produksi yang higienis dan efisien supaya produknya berkualitas dan tahan lama," kata Fitri.
BERITA TERKAIT: