Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Penjualan Produk Mitra Binaan Pertamina Laris Manis, Naik Dua Kali Lipat di Lebaran 2024

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 20 April 2024, 10:12 WIB
Penjualan Produk Mitra Binaan Pertamina Laris Manis, Naik Dua Kali Lipat di Lebaran 2024
Ilustrasi/Net
rmol news logo   Momen Lebaran 2024 membawa keberkahan bagi pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM), terutama bagi UMKM mitra binaan Pertamina.

Penjualan produk mereka meningkat 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina mendukung UMKM untuk berproduksi lebih banyak dan meningkatkan kualitasnya dalam menyambut momen libur Idulfitri.

Pertamina memberikan pendampingan berupa pelatihan dan berbagai fasilitas dalam mendukung pengembangan produk, dari mulai legalitas usaha, sertifikasi usaha, digitalisasi, hingga dukungan permodalan untuk para UMKM binaannya.

Ie mengatakan, dukungan Pertamina sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan dengan UMKM guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang lebih besar (SDGs).

"Melalui proses kolaborasi yang berhasil, Pertamina berkontribusi pada peningkatan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan (ESG)," ujar Fadjar dalam keterangan yang dikutip Sabtu (20/4).

Ia mencontohkan Putra Abadi, salah satu UMKM binaan Pertamina, yang mencatat peningkatan penjualan dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Kopi produksi Putra Abadi ini masuk ke pasar Australia melalui kedutaan Indonesia pada 2017. Berbasis di Pagaralam, Sumatera Selatan, mereka menawarkan berbagai jenis kopi yang diminati para pemudik, termasuk robusta, arabika, kopi peaberry, dan kopi wine.

Di momen Lebaran tahun ini, konsumen menyebu produknya saat arus balik atau pada saat lebaran sampai H+7, ketika pemudik akan pulang ke perantauan.

Pembeli ramai memborong kopi juga aneka snack terutama makaroni ubi ungu. Khusus Lebaran, pembeli biasanya membeli produk snack per kilo, dan hingga kini telah terjual sebanyak 2 ton snack, sementara kopi telah terjual 500 bungkus ukuran 250 gram tandasnya.

Pengalaman yang sama juga dialami oleh Sofyani Mirah, pemilik Bananania, camilan berbahan dasar pisang, yang merasakan lonjakan permintaan sebesar 50 persen dari tahun lalu, terutama karena banyaknya pemudik maupun masyarakat yang sedang berlibur di Semarang, Yogyakarta, dan Solo.

Sofy menjelaskan bahwa bananania fokus mengolah produk berbahan dasar pisang, selain merupakan buah lokal asli Indonesia dimana Indonesia menjadi negara penghasil pisang terbesar no 3 di dunia, pisang juga mengandung serat, potasium dan kaya akan vitamin, serta diproses menggunakan bahan-bahan pilihan dan mutu terjamin untuk jaminan produk berkualitas dan sehat. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA