Dirjen Hubla Capt Antoni Arif Priadi, dalam daring membuka dan menjelaskan bahwa uji coba kali ini dilakukan di wilayah perairan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta oleh Distrik Navigasi (Disnav) dan stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Tanjung Priok Jakarta Utara.
“Ada empat yang menjadi perhatian dalam pemanduan Electronic Pilotage ini, pertama adalah Sarana pendukung dan penunjang alat-alat navigasi dan komunikasi,” ujar Antoni.
Kedua lanjut dia, adalah operator atau SDM yang siap untuk memandu kapal. Pasalnya, SDM menjadi faktor utama dalam keselamatan pelayaran.
“Lalu yang ketiga asuransi kecelakaan kapal dan yang keempat tarif jasa kepanduan, untuk tarif kemungkinan bisa berkurang, sehingga bisa mengurangi biaya operasional,” bebernya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Navigasi Ditjen Hubla Capt. Budi Mantoro, Kadisnav Tanjung Priok, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Basarnas, Pelindo, BMKG, TNI-Polri, dan INSA Jaya.
Sementara itu salah satu kapal yang menjadi pelaksanaan uji coba adalah KM Sakura Express dari Pangkal Balam menuju Tanjung Priok.
BERITA TERKAIT: