Agus Purnomo Wibisono, pembudidaya ikan dari Iwake Bogor, mengakui bahwa tak jarang dalam perjalanannya ikan menjadi rusak dan tidak segar lagi. Bahkan muncul lebam pada tubuhnya.
"Itu bisa berpengaruh terhadap harga jual," kata Agus.
Lalu bagaimana caranya agar ikan tetap segar dan baik, tentu ada kiat bagi pengiriman ikan konsumsi. Menurut Agus sebaiknya menentukan waktu angkat ikan. Ikan sebaiknya diangkat dan dimasukkan ke wadah disesuaikan dengan kedatangan es dan mobil yang akan mengangkutnya, agar tidak terlalu lama di daratan.
"Kalau untuk ekspor harus dikirim dalam kondisi beku sekitar minus 40 derajat. Ikan bisa bertahan lama," kata Agus.
Kemudian yang harus diperhatikan, menurut Agus, ikan jangan dimasukkan ke dalam wadah yang terlalu padat karena akan berpotensi menyebabkan tubuh ikan menjadi rusak akibat tertimbun.
Pastikan juga rasio es dan ikan, agar ikan yang diangkut tetap fresh. Jika dalam perjalanan jauh, mungkin perlu dilakukan penambahan es.
Di Iwake, pembelajaran untuk pembudidayaan ikan selalu diberikan. Bagi yang ingin lebih memahami bagaimana membudidayakan ikan agar mencapai hasil yang baik, bisa mengikuti IG @Iwake.Oishi
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google