"Ini merupakan perkembangan penting bahwa China, sebagai salah satu importir utama daging unggas dunia, membuka pintunya bagi industri unggas Turki," kata Pakdemirli mengatakan dalam pernyataan tertulis di awal ekspor pada 6 November, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Selasa (10/11).
Turki adalah salah satu produsen unggas terbesar di dunia, kata Pakdemirli, seraya menambahkan bahwa negara tersebut mengekspor daging unggas ke 73 negara, termasuk Irak, Georgia, Jepang, dan Rusia.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Pakdermili mengatakan akan terus meningkatkan jumlah perusahaan pengekspor unggas.
"Pada 2019, kami mengekspor daging dan produk unggas senilai 613 juta dolar AS dan bertujuan untuk meningkatkannya lebih lanjut di masa mendatang," katanya.
"Turki juga mulai mengekspor produk susu ke China tahun ini," katanya, seraya menambahkan bahwa ini juga berjalan lancar.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: