Penetrasi Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Bank Bukopin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 20 Juni 2017, 22:43 WIB
Penetrasi Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Bank Bukopin
BPJS Ketenagakerjaan-Bukopin/RMOL
rmol news logo Setelah sebelumnya bekerjasama dengan BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BJB dalam layanan Service Point Office (SPO), saat ini Bank Bukopin bergabung menjadi salah satu jaringan SPO BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Bank Bukopin Tbk oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif dan Direktur Komersial Bank Bukopin, Mikrowa Kirana, di Recruitment & Training Center Bank Bukopin, Jakarta, Selasa(19/6).

SPO merupakan kerjasama mutualisme antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pihak perbankan dalam memberikan layanan peserta dan calon peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui kerjasama ini pekerja atau perusahaan dapat mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui outlet Bank Bukopin. Selain itu Bank Bukopin melayani pembayaran iuran bulanan peserta, bahkan pelayanan pengambilan klaim JHT, mengacu ketentuan yang berlaku di BPJS Ketenagakerjaan.

“Kerjasama ini akan sangat membantu pelayanan kami, jadi jika cabang kami tidak terjangkau, peserta bisa datang ke Bank yang telah bekerjasama seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BJB, dan ditambah sekarang dengan Bank Bukopin,” kata Khrisna.

Dia juga berharap kerjasama ini bisa memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada kalangan koperasi, mengingat Bank Bukopin dinilai memiliki passion spesifik.

Ditambahkannya, penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata memberi layanan prima pada masyarakat pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (Jkm) sesuai amanah Undang-undang.

“Kami harap kerjasama ini  memperluas jaringan penyebaran informasi kehumasan tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” imbuh Krishna.

Hal serupa diungkapkan Mikrowa Kirana bahwa Bank Bukopin tidak ingin hanya bisa melayani pembayaran saja, namun bisa menjaring kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan SPO Bank Bukopin dapat beroperasi penuh pada Agustus 2017 nanti di 17 unit kerja di Wilayah DKI dan kedepannya menyusul di seluruh unit kerja Bank Bukopin yang di Indonesia. Tidak berhenti disitu, Bank Bukopin juga memiliki 22 ribu Point Payment Online Bukopin (PPOB) seperti tempat pembayaran listrik dll di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen  terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak agar dapat menjalankan optimalisasi pelayanan kepada peserta maupun calon peserta,” pungkas Krishna.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA