Kemenag Diminta Moratorium Program Umrah Murah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 13 Juni 2017, 16:19 WIB
Kemenag Diminta Moratorium Program Umrah Murah
Chairul Muna/Humas Fraksi Nasdem
rmol news logo Kementerian Agama didesak melakukan moratorium program umrah dengan biaya sangat murah.

Program ini dipandang kerap disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

Jika tidak melakukan moratorium, paling tidak, kementerian harus serius untuk menertibkan bahkan mencabut izin biro tour umrah bermasalah.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI Choirul Muna sebagaimana rilis Humas Fraksi Nasdem, Selasa (13/6).

"Ya betul Fraksi Nasdem mendesak Kementerian Agama untuk betul-betul serius untuk menertibkan dan mencabutnya," tegasnya.

Legislator Dapil Jawa Tengah VI ini mengaku sangat miris melihat korban berjatuhan tiap waktu karena penipuan travel-travel yang tidak bertanggung jawab.

"Makanya menteri berkoordinasi dong dengan kepolisian untuk memenjarakannya supaya jera," tegasnya lagi.

Sebelumnya, diberitakan umrah berbiaya murah bermasalah. YLKI menerima 6.779 pengaduan calon jemaah umrah dari enam biro umrah bermasalah. Korban kesalahan biro wisata pengelola umrah bertambah. Kasus terakhir menimpa konsumen Hannien Tour yang berkantor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.[wid]

 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA