Ketimpangan Pengusaha Besar Dan Kecil Berbahaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 25 April 2017, 01:53 WIB
Ketimpangan Pengusaha Besar Dan Kecil Berbahaya
Net
rmol news logo Ketimpangan yang terjadi antara pelaku usaha besar dan kecil membahayakan perekonomian Indonesia.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, perekonomian Indonesia yang saat ini tumbuh di atas rata-rata negara lain akan menjadi percuma jika terjadi kesenjangan dari pelaku usaha.

"Ekonomi kita tumbuh tapi timbulkan ketidakseimbangan penguasaan ekonomi. Bahaya untuk kedua belah pihak, baik kepada bagi yang besar maupun yang kecil," ujarnya dalam penutupan Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (24/4).
 
Jusuf Kalla mengatakan, Kongres Ekonomi Umat MUI diselenggarakan atas dasar adanya keresahan dan kekhawatiran. Karena itu, hal tersebut merupakan niat yang akan ditindaklanjuti dengan perbuatan.

"Niat tanpa kita lakukan tak memberi manfaat yang besar. Saya yakin banyak kekhawatiran, kenyataan maka kita harus cari langkah baik mengatasinya," ujarnya.

Lanjutnya, negara yang baik adalah yang tingkat ketimpangannya tidak terlalu besar. Karena itu, harus ada keseimbangan baik di birokrasi maupun perekonomian.

"Keseimbangan bukan hanya birokrasi, politik maupun masalah lain. Ketimpangan besar itu di bidang pelaku usaha," pungkas Jusuf Kalla. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA