Namun, dia menegaskan tetap harus ada perbaikan dari beberapa aspek. Misalnya, terkait kelancaraan arus lalu lintas di Tol Cipali.
Hal ini itu sampaikan setelah melakukan pemantauan di Stasiun Pasar Senen dan Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (2/7).
"Kalau tadi jalan raya, saya kira yang exit Brebes harus ada contra flow atau pengalihan arus dan lain sebagainya. Walaupun di beberapa pintul tol memang ngantre," ujarnya dalam jumpa pers di Posko Lebaran, Kemenhub, Jakarta Pusat, Sabtu (2/7).
Di Pelabuhan Merak, dia mengakui tadi malam, terjadi antrean kendaraan yang hendak masuk kapal menyebrang ke Lampung.
"Saya kira tadi malam ngantre sampai 8 sampai 10 kilometer, biasa aja sih. Normal aja. Asal mengalir. Sekarang sudah berkurang hingga 3 kilometer. Sekarang sih mestinya sudah lancar," tandasnya.
Karena ketersediaan kapal untuk mengangkut kendaraan maupun penumpang saat ini sudah sangat memadai.
Meski tergolong lancar, Dia mengingatkan agar ASDP mengatur arus masuk keluar mobil maupun kapal agar tidak terjadi penumpukan.
Bagaimana dengan pemudik dengan menggunakan pesawat terbang, menurut Djonan ada peningkatan yang cukup besar jika dibandingkan tahun lalu.
"Angkutan lebaran (pesawat udara) ada kenaikan 8 persen dibanding tahun lalu," bebernya di Bandara Soetta.
Kenaikan itu karena masyarakat menilai ada efisiensi waktu dalam penggunaan moda transportasi tersebut jika dibandingkan kereta api maupun bus. [zul]
BERITA TERKAIT: