Kebutuhan Hunian Bagi Mahasiswa Tinggi, Dave Apartemen Depok Laris Manis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 29 Juni 2016, 13:15 WIB
RMOL. Sejak diluncurkan pada Mei 2015 lalu, Dave Apartemen yang digarap PT Diamond Land Development, melalui anak perusahaannya PT Diamond Citra Propertindo sudah terjual 45 persen.

Dari jumlah tersebut, mayoritas konsumen apartemen yang lokasinya  bedekatan dengan kampus Universitas Indonesia (UI) Depok ini memilih skema pembayaran tunai keras (hard cash).

President Director PT Diamond Land Development Adam Bilfaqih membeberkan, sejak diluncurkan, harga per meter dari Dave Apartemen sudah meningkat drastis dan saat ini kenaikannya di kisaran 30 persen dari saat dilaunching, pertengahan tahun lalu.

"Saat ini harga dikisaran Rp14,3 juta per meter persegi. Naik 30 persen dari harga awal yang hanya Rp 11 jutaan. Ini menandakan, Dave Apartemen memiliki nilai invetasi yang menjanjikan dibanding apartemen sejenis di sekitar Depok," ujar Adam.

Ia melanjutkan, terdapat peningkatan penjualan yang signifikan di bulan Ramadhan ini (Juni 2016), yakni 67 persen dari semula average 15 unit/bulan dalam lima bulan terakhir menjadi 25 unit dari 1-22 Juni.

Managing Director Diamond Land Development Bayu Setiawan mengatakan, proyek hunian vertikal tersebut dibangun untuk menyasar pasar kalangan mahasiswa, yang tidak pernah sepi peminat.

"Kami memang pilih lokasi dekat Kampus UI, hanya berjarak 350 meter dari gerbang UI, kelurahan Kukusan. Penghuni Dave Apartemen yang berkuliah di UI, bisa pergi dan pulang kampus dengan hanya berjalan kaki, atau bersepeda," ujarnya.

Diamond Land menargetkan sekitar 868 unit tipe studio, yang akan dapat dengan cepat diserap pasar.

Lokasi Dave Apartemen berada tepat di epicentrum perkembangan bisnis rumah singgah (off  campus living) bagi mahasiswa Universitas Indonesia. Lokasi ini ditunjang oleh akses langsung menuju stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina.

Dave Apartemen yang dipasarkan ke publik dengan harga perdana senilai Rp300 jutaan. Selain di Depok, Diamon Land juga menggarap beberapa proyek lain, diantaranya kondotel bisnis di Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan yang Di bangun di atas lahan seluas 4683 meter persegi (m2) berketinggian 8 lantai dengan total kapasitas hunian mencapai 400 unit yang terbagi dalam 2 tower Condotel.

Kondotel ini berlokasi di Jl. Marsma R. Iswahyudi, dan berada tepat di depan Sepinggan International Airport â€" Balikpapan.

"Proyek ini mengusung konsep 'Business Lifestyle, Affordable and Compact' dan akan lebih berfokus untuk menyerap segmentasi bisnis market ketimbang leisure," kata Bayu.

Selain itu, di Surabaya akan dibangun pula 9 Diamond Apartment yang merupakan sebuah hunian vertikal yang dikembangkan untuk fokus memenuhi kebutuhan segmentasi mahasiswa (Student Focused Apartment).[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA