Pasar Murah AGP menjual bahan pokok yang bersubsidi lebih dari 50 persen. Tujuannya membantu masyarakat kecil yang terdampak kenaikan harga bahan pokok selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri.
"Kami berharap AGP bisa terus membantu masyarakat bersama Kemendag dengan program pasar murah. Tentu kami senang bekerjasama dengan pengusaha yang memiliki kepedulian seperti AGP," kata Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma, di lokasi pasar murah AGP di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (21/6).
Lokasi pasar murah AGP di Ciracas dilaporkan padat oleh ribuan warga. Paket "sembako" dijual dengan harga Rp 25.000 berisi beras, gula, minyak goreng dan mie instan.
"Harapannya sih lebih murah lagi harganya dan pasar murah ini tetap ada lagi. Kalau mau membantu orang kecil, ya setiap hari ada pasar murah," seorang nenek bernama Lili Hilmiatun yang bekerja sebagai tukang jual kue keliling.
Artha Graha Peduli (AGP) bersama Indofood menggelar Pasar Murah di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat miskin pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
Kegiatan ini sudah dimulai sejak 31 Mei 2016 dan berlangsung sampai Lebaran nanti.
"Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat," kata pengurus senior Artha Graha Peduli, Adji Akroma.
Kegiatan pasar murah AGP sebenarnya sudah berlangsung sejak 1990-an namun saat itu belum memiliki nama. Selama tahun 2015, Operasi Pasar dan Pasar Murah Artha Graha Peduli telah menjangkau hampir 2.000 titik di seluruh Indonesia.
Dalam kurun waktu setahun terakhir, AGP telah menjual lebih dari satu juta paket bahan pokok dan daging murah di berbagai pelosok tanah air yang penyalurannya dilakukan bersama dengan para mitra AGP di seluruh Indonesia.
[ald]
BERITA TERKAIT: