Sinar Mas Rangkul Komunitas Ciliwung Peringati Hari Air Sedunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 23 Maret 2016, 08:49 WIB
Sinar Mas Rangkul Komunitas Ciliwung Peringati Hari Air Sedunia
foto :net
rmol news logo Sinar Mas bekerja sama dengan berbagai pihak melalui Indonesia Water Mandate Working Group (IWM WG) di bawah naungan  Indonesia Global Compact Network (IGCN) mengadakan dialog publik bertemakan Ekowisata”. Tema ini sejalan dengan tema Hari Air Dunia 2016, yaitu Air dan Pengadaan Lapangan Kerja”.

Melalui dialog terbuka, diharapkan akan terbentuk kesadaran masyarakat bahwa peningkatan kualitas dan  pengelolaan air dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pekerjaan masyarakat ke arah yang lebih baik.   

Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara peringatan Hari Air Dunia kali ini IWM WG berkolaborasi dengan Gerakan Ciliwung Bersih (GCB). Organisasi yang mendukung kegiatan ini berasal dari pemerintah, sektor swasta, institusi pendidikan, media dan masyarakat.  

Untuk menyemarakkan acara, juga diadakan Festival Perahu di Sungai Ciliwung yang memiliki pengelolaan air dan sampah yang baik untuk menjadi area wisata yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Selain di Jakarta, peringatan Hari Air Dunia juga dilakukan APP dengan melibatkan pabrik APP di Tangerang dan Serang, bekerja sama dengan pemerintah, LSM, dan masyarakat sekitar.   

Presiden Indonesia Global Compact Network, Y.W. Junardy, menekankan pentingnya peran swasta dalam meningkatkan pengelolaan air.

"Air merupakan isu global yang mengharuskan seluruh dunia terlibat untuk turut melestarikan keberadaan dan keberlanjutannya," ujarnya dalam rilis.

Bentuk kerjasama multipihak seperti yang diinisiatifkan APP melalui IWM WG adalah contoh model yang patut diduplikasi berbagai pihak.

Hingga kini, penggunaan air per ton produk berhasil diturunkan sebesar 11 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Selain itu beberapa pabrik APP juga telah melakukan penilaian pemakaian air dalam produksi (water footprinting), untuk meningkatkan pengelolaan penggunaan air sejalan dengan program UN Global Compact CEO Water Mandate.   

Sejalan dengan prinsip dalam UN Global Compact CEO Water Mandate, yaitu pengelolaan air yang bertanggung jawab di seluruh rantai pasokan, pada tahun 2015, para pemasok APP meningkatkan pula tata kelola air di lahan gambut, melalui pembangunan bendungan - bendungan di kanal perimeter yang ada di batas area konsesi.

Hal ini dilakukan untuk menjaga tinggi air di hutan gambut yang ada di sekitar area konsesi para pemasok APP. Saat ini ada7 ribu bendungan di kanal perimeter yang dibangun di seluruh area konsesi pemasok APP.

Pembangunan sekat kanal yang sejalan dengan program pemerintah ini akan membasahi kawasan rawa gambut di sekitarnya, sehingga mengurangi potensi terjadinya kebakaran lahan di sana. Selain itu juga digunakan sebagai sumber air saat melakukan pemadaman, baik menggunakan pompa portable dan water bombing dengan helikopter.  

"APP sangat menyadari pentingnya pengelolaan air yang bertanggung jawab, dan kami terus berusaha untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip yang tertuang dalam UN Global Compact CEO Water Mandate dalam praktek operasional kami sehari-hari," ujar Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata

Sebagai Chair dari Indonesia Water Mandate Working Group, APP berkomitmen untuk terus mendukung sosialisasi dan edukasi akan pentingnya perbaikan dan peningkatan pengelolaan air di dunia, dan pada khususnya di Indonesia.[wid]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA