Salah satu demonstran, Iwan Hermawan menuduh Pemkot Bandung telah memvonis secara sepihak bahwa PKL adalah biang kemacetan, ketidaktertiban, ketidaknyamanan, dan kekumuhan Kota.
"Program relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung sangat brutal, tidak sesuai dengan janji kampanye. Wali kota membunuh kami dan keluarga kami secara perlahan," ujarnya, Senin.
Dikatakannya, PKL membutuhkan pembinaan dan penataan bukan relokasi.
"Kami juga ingin hidup layak. Sampai sekarang kami tidak bisa cari nafkah. Kami menuntut RK untuk bertanggung jawab atas nasib kami dan anak isteri kami," tandasnya mengutip dari
RMOLJabar.Com.Para demonstran meminta Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk berdialog secara langsung dengan PKL di gerbang Balai Kota. Namun, hingga kini walikota yang akrab disapa Kang Emil tersebut belum jua menemui mereka.
[wid]
BERITA TERKAIT: