Ini Saran Rizal Ramli Ke Putri Belgia Terkait Persaingan Dengan China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 16 Maret 2016, 11:30 WIB
Ini Saran Rizal Ramli Ke Putri Belgia Terkait Persaingan Dengan China
Putri Astrid/net
rmol news logo Kunjungan Putri Astrid dari Belgia ke Indonesia sejak 12 hingga 19 Maret mendatang terbilang penting karena berisi penjajakan kerjasama bisnis dengan banyak pihak di dalam negeri.

Apalagi, saudari dari Raja Belgia itu membawa delegasi yang besar ke Indonesia. Baru saja Putri Astrid melakukan kerjasama dengan pemerintah Indonesia di bidang kemaritiman.

Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, mengemukakan, delegasi bisnis yang dipimpin langsung oleh Putri Astrid merupakan delegasi bisnis terbesar dari Belgia selama ini. Belgia menambah daftar negara yang mengirim delegasi bisnis dengan jumlah besar ke Indonesia.

"Ini menunjukkan adanya optimisme, bagus bagi Indonesia," kata Rizal usai bertemu Putri Astrid di Pullman Hotel, Jakarta, Rabu (16/3).

Di awal pemerintahan Jokowi, lanjut Rizal, ekspektasi internasional terhadap Indonesia terbilang cukup tinggi, tetapi kemudian merosot beberapa waktu.
Namun kini, persepsi internasional terhadap Indonesia sudah positif kembali baik dari kalangan bisnis maupun masyarakat internasional.

"Persepsi yang positif ini kita gunakan sebagai momentum untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi," tegas Rizal.

Banyak pebisnis dari Belgia tertarik untuk melakukan kerjasama dan investasi dengan pengusaha Indonesia. Karena itu Rizal menyampaikan kepada Putri Belgia bahwa persaingan saat ini sangat ketat, perusahaan-perusahaan Belgia dan Eropa pada umumnya kalah dengan China karena lebih murah untuk urusan proyek infrastruktur seperti Power Station.

"Saran kami, kalau perusahaan Belgia maupun Eropa mau kompetitif, yang pertama adalah harus punya partner Indonesia supaya cost-nya bisa diturunkan. Kedua, harus dibantu financing dengan pembiayaan, kredit, modal kerja dari Pemerintah Belgia supaya kompetitif," jelasnya.

Saran tersebut langsung diterima oleh pihak Belgia. Deputi Perdana Menteri Belgia, Didier Reynders, mengaku sudah mempersiapkan pembiayaan untuk membantu perusahaan-perusahaan Belgia yang bekerjasama dengan Indonesia.

"Syukurlah, Deputi PM mereka mengatakan mereka sudah mempersiapkan untuk membantu perusahaan-perusahaan Belgia yang ingin bekerjasama dengan kita," kata Rizal. [ald]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA