Jargas ESDM Genjot Pemakaian Gas di Rumah Tangga

Senin, 02 Februari 2015, 08:42 WIB
Jargas ESDM Genjot Pemakaian Gas di Rumah Tangga
Sudirman Said
rmol news logo Menteri Energi dan Sum­ber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengata­kan kerja sama Kementerian ESDM dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN dalam membangun jaringan gas (jargas) akan mempercepat penambahan jumlah rumah tangga (RT) yang teraliri gas.

"Kerja sama dengan PGN dalam mengoperasikan jar­gas ESDM ini tentunya akan mempercepat penambahan jumlah rumah tangga yang akan teraliri gas bumi," kata bekas Dirut PT Pindad.

Sudirman Said meresmi­kan sejumlah jargas untuk rumah tangga di wilayah Bogor dan Tangerang, Jumat (30.1). Jargas di Bogor dan Tangerang ini merupakan bentuk sinergi antara PGN dengan Kementerian ESDM. Proyek ini dibangun oleh Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dan PGN  mendapat penugasan untuk mengoperasikan jarin­gan pipa tersebut. Jargas di Bogor mengalirkan gas bumi untuk 4.320 rumah tangga, sed angkan Jargas Tangerang mengalirkan gas bumi untuk 382 rumah tangga.

PGN sudah mendapat penu­gasan dari Ditjen Migas Ke­menterian ESDM untuk men­gelola dan mengoperasikan jargas untuk rumah tangga di DKI Jakarta dan Cirebon. Di DKI Jakarta jargas itu akan mengalirkan gas untuk 4.532 rumah tangga. Yang sudah teraliri antara lain di Rusu­nawa Marunda. Adapun di Cirebon, jargas itu mengaliri gas bumi untuk 4.000 rumah tangga.

Sudirman mengatakan, proyek jargas ESDM lain ada di 14 lokasi. Jargas tersebut saat ini ada yang sedang dibangun dan sudah selesai dibangun. Jargas tersebut ada di Palembang, Sura­baya, Sidoarjo, Semarang, Subang, Ogan Ilir, Blora, Sorong, Lhokseumawe dan Pulau Bunyu. Jargas ini akan mengalirkan gas bumi untuk 47.430 rumah tangga

Di samping jargas, Sudirman juga meresmikan jaringan infrastruktur gas bumi milik PGNdi Batam, Kepulauan Riau.

Proyek infrastruktur gas bumi yang diresmikan me­liputi proyek pipa distribusi gas bumi Panaran-Tanjung Uncang, di Batam, sepan­jang 18 km dengan diameter sebesar 16 mm. Pipa yang mampu mengalirkan gas dengan kapasitas hingga 75 MMS CFD akan digunakan untuk memenuhi kebutu­han sektorindustri, rumah tangga, komersial dan pem­bangkit listrik.

Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso men­gatakan, pihaknya siap mendapatkan penugasan lanjutan dari Kementerian ESDM dalam mengoperasi­kan jargas di wilayah Indo­nesia lainnya.

"Kerja sama antara PGN dan Kementerian ESDM ini tentunya akan membuat makin banyak lagi rumah tangga yang menggunakan gas bumi," katanya.

Hendi mengatakan, PGN berkomitmen dan konsisten dalam mendukung program pemerintah mewujudkan konversi energi ke gas bumi. Melalui pembangunan in­frastruktur dan penyaluran gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia, PGN telah membuktikan bahwa gas bumi mampu memperkuat daya saing sektor industri, menciptakan penghematan bagi sektor rumah tangga, UKM dan transportasi, serta mengurangi ketergantungan dari impor energi. ***

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA