Direktur Utama Perindo Agus Suherman mengatakan, sebenarnya target laba Perindo tahun ini hanya Rp 7 miliar. Namun, karena kinerja perusahaan semakin sehat, maka laba terus meningkat.
“Ini sudah sehat dan usaha mulai ada laba. Memang masuknya mulai kecil dari Rp 2,9 miliar posisi tahun 2012 dan per Oktober ini Rp 10,8 miliar, “ ujar Agus di Jakarta, kemarin.
Bersama dua direksi baru lainnya, Agus menjalankan program penataan dan optimalisasi aset. Termasuk menutup lini bisnis yang membebani keuangan. Selain itu, dilakukan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Perindo yang memiliki lini bisnis pengolahan ikan, persewaan lahan hingga perawatan kapal tangkap ikan ini memiliki aset hingga ratusan hektar. Aset ini tersebar di seluruh Indonesia.
Aset itu di antaranya Muara Baru mencapai 76 hektar senila Rp 130 miliar, Belawan 30 hektar, Pekalongan 33 hektar, Pemangkat (Kalimantan Barat) 6 hektar dan Brondong (Jawa Timur) 3,8 hektar.
“Naikkan laba juga dulu kita bicara sewa lahan. Kemudian saya ubah menjadi ada alat seperti
docking, cold storage. Bukan hanya menyewakan tapi pengelola,†katanya.
Tahun depan, Agus menyediakan belanja modal sebesar Rp 150 miliar untuk mengembangkan bisnis pembenihan ikan, perdagangan ikan serta membuat
cold storage di semua cabang Perum Perindo.
Guna lebih memajukan bisnisnya, Perindo berencana merekrut ratusan karyawan hingga tahun 2015. Untuk tahap awal Perindo akan merekrut 25 karyawan di akhir tahun ini. Saat ini, Perindo sudah memiliki 300 karyawan yang tersebar seluruh Indonesia.
Selanjutnya, pada 2015, Perindo akan kembali merekrut karyawan dengan jumlah yang lebih banyak, mencapai ratusan. Rekrutmen akan dilakukan melalui website resmi perusahaan.
Sekadar informasi, Perum Prasarana Perikanan Samudera adalah nama lama dari Perum Perindo, sebelum akhirnya diubah oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Februari 2013. Untuk menguatkan entitas baru tersebut, Dahlan menunjuk jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) Agus Suherman menjadi direktur utama. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google