Peresmian ini dilakukan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino disaksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Dahlan mengatakan, dengan modernisasi Pelabuhan Teluk Bayur, maka Sumbar akan semakin dilirik pengusaha secara nasional.
“Pelabuhan ini akan kebanjiran investor karena satu-satunya pelabuhan yang saat ini
zero waiting time,†kata Dahlan di Padang, Sumbar, kemarin.
Menurut dia, dengan kenyataan ini, Pelabuhan Teluk Bayur akan menarik bagi para pengguna pelabuhan, khususnya dunia usaha. Apalagi pembangunan pengembangan pelabuhan ini murni memakai sumber daya BUMN, khususnya Pelindo II.
Dahlan mengaku akan terus mengawasi perkembangan
zero waiting time di Pelabuhan Teluk Bayur. Apabila itu terus diterapkan, akan ada banyak kapal-kapal dari luar Sumbar yang tertarik berlabuh di Teluk Bayur.
Direktur Utama Pelindo II RJ Lino menambahkan, dengan peresmian tambahan fasilitas ini, antrean di Pelabuhan Teluk Bayur akan lancar dibanding beberapa bulan lalu.
“Berbicara Teluk Bayur empat bulan lalu adalah berbicara kapal tunggu, sekitar 20 kapal. Tapi hari ini (kemarin) tidak akan ada kapal yang antre,†klaimnya.
Lino mengungkapkan, efisiensi pelabuhan merupakan salah satu kuci bagi ekselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini yang mendasari keinginan perseroan terus mengembangkan infrastruktur kepelabuhan di berbagai daerah di nusantara.
“Sedikit demi sedikit, pelabuhan-pelabuhan di bawah naungan kami yang ada di luar Jawa terus dikembangkan, agar nanti menjadi tombol pembangkit perekonomian lokal demi mencapai pemerataan ekonomi secara menyeluruh di Indonesia,†jelas Lino. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: