.Keluarga Bakrie siap keluar dari Bumi Plc jika Nat Rothschild bersikeras mencopot semua direksi yang terafiliasi dengan Bakrie.
Keluarga Bakrie mengataÂkan, akan mempertimbangkan kembali proposal mereka untuk keluar dari Bumi Plc, peÂrusahaan yang digagas bersama Nathaniel Rothschild, jika sang pendiri kemÂbali memimpin deÂwan direksi.
Saat ini, Bakrie telah mengÂaÂjukan proposal untuk membeli kembali saham PT Bumi ReÂsources Tbk (BUMI) dan keluar dari Bumi Plc.
“(Keluarga Bakrie) akan seÂrius mempertimbangkan untuk menaÂrik penawarannya, jika RothsÂchild berencana mencopot dewan atau jika memang perusaÂhaan gaÂgal menghormati semua kewajibÂan berdasarkan perjanÂjian,†deÂmikian pernyataan keÂluarga BakÂrie seperti dilansir dari Reuters, kemarin.
Keputusan untuk keluar dari Bumi Plc diambil Bakrie setelah mereka berselisih pendapat seÂlama berbulan-bulan, karena Rothschild kala itu melakukan peÂnyelidikan terhadap laporan keÂuangan BUMI. Hal itu diperÂbuÂÂruk dengan adanya tuÂduhan haÂckÂing dan jatuhnya harga batubara.
Awalnya, keluarga Bakrie dan Rothschild sepakat untuk melaku-kan tuÂkar guling antara saham BUMI dan Vallar, dan membentuk peruÂsahaan gabungan Bumi Plc pada Oktober 2010. Perusahaan terseÂbut dibentuk untuk membaÂwa aset pertambangan Indonesia kepada investor di London.
NaÂmun, perÂseturan lantaran auÂdit laÂporan keuangan tersebut memÂbuat keÂluarga Bakrie menyaÂtakan akan menarik diri dari Bumi Plc, peruÂsahaan yang listing di LonÂdon. Dalam proposal terseÂbut, BaÂkrie bersedia menukar saham Bumi Plc dengan Bumi ReÂsources.
Menanggapi hal tersebut, Nat RothsÂchild berusaha meÂlawan renÂcana Bakrie. Pekan lalu, RothsÂchild meÂÂngÂajukan proposal untuk mengÂgulingkan 12 dari 14 anggoÂta deÂwan direksi di Bumi Plc. Dia juga telah menyiapkan seÂjumÂlah jajaran dewan yang akan dipimpin oleh Wal King, bekas bos kontraktor Australia Leighton Holdings Ltd.
Taipan batubara asal Indonesia, Samin Tan menyataÂkan, akan mengundurkan diri sebagai PreÂsiden Direktur Bumi Plc, peÂruÂsahaan yang saat ini mengalami kondisi kritis lantaran terjadi keÂtegangan antara pemeÂgang saÂham.
Bumi Plc merupaÂkan salah satu perusahaan ekporÂtir terbesar di duÂnia dan berlokasi di London, yang dibangun oleh pemodal Nat RothsÂchild bersama keÂluarga Bakrie. Namun, setelah dua tahun para pemegang saham mengÂalami pertikaian dan jatuhÂnya saham, perusahaan mengÂhadapi masa deÂpan yang buruk.
Samin Tan yang juga pemilik PT Borneo Lumbung Energy and Metal (BORN) masuk sebagai investor di Bumi Plc pada Januari 2012. Saat itu, dia mencairkan dana sebesar 1 miliar dolar AS kepada keluarga Bakrie untuk menghindari acaman gagal bayar.
Bumi Plc akan melakukan peÂmungutan suara para pemegang saham pada akhir bulan ini. Jika mosi yang diajukan Rothschild berhasil, maka12 dari 14 anggota dewan direksi independen akan keluar, termasuk Samin Tan.
Rothschild menegaskan, renÂcana pemilihan direksi baru terÂsebut tidak akan membahayakan para pemegang saham lainnya. Dia juga menyambut baik renÂcana Samin Tan untuk mundur dari dewan direksi Bumi Plc.
“Saya senang mendengar SaÂmin Tan telah mengÂemas koperÂnya dan akan pergi sebelum perÂteÂmuan para pemeÂgang saham (RUPS),†kata Rothschild seperti dilansir dari Reuters, kemarin.
Sepanjang tahun 2012, prestasi kinerja keuangan BUMI menÂcaÂtatÂÂkan rapot merah. Setelah menÂcatatÂkan rugi sebesar 334,111 juta dolar AS (setara Rp 3,14 triÂliun) seÂpanÂjang semester I-2012. Anak usaha Bakrie ini juga membuÂkukan peÂnurunan pendaÂpatan paÂda kuartal ketiga menjadi 2,7 miÂliar dolar AS. Kerugian ini salah satunya dipicu perseteruan antar Bakrie dan Nat RothÂschild. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: