Kisruh Bakrie & Nat Rothschild Bikin Kas BUMI Kian Ambruk

“Saya Senang Samin Tan Sudah Mengemas Kopernya...”

Rabu, 16 Januari 2013, 08:22 WIB
Kisruh Bakrie & Nat Rothschild Bikin Kas BUMI Kian Ambruk
Bumi Plc
Kecil Besar
rmol news logo .Keluarga Bakrie siap keluar dari Bumi Plc jika Nat Rothschild bersikeras mencopot semua direksi yang terafiliasi dengan Bakrie.

Keluarga Bakrie mengata­kan, akan mempertimbangkan kembali proposal mereka untuk keluar dari Bumi Plc, pe­rusahaan yang digagas bersama Nathaniel Rothschild, jika sang pendiri kem­bali memimpin de­wan direksi.

Saat ini, Bakrie telah meng­a­jukan proposal untuk membeli kembali saham PT Bumi Re­sources Tbk (BUMI) dan keluar dari Bumi Plc.

“(Keluarga Bakrie) akan se­rius mempertimbangkan untuk mena­rik penawarannya, jika Roths­child berencana mencopot dewan atau jika memang perusa­haan ga­gal menghormati semua kewajib­an berdasarkan perjan­jian,” de­mikian pernyataan ke­luarga Bak­rie seperti dilansir dari Reuters, kemarin.

Keputusan untuk keluar dari Bumi Plc diambil Bakrie setelah mereka berselisih pendapat se­lama berbulan-bulan, karena Rothschild kala itu melakukan pe­nyelidikan terhadap laporan ke­uangan BUMI. Hal itu diper­bu­­ruk dengan adanya tu­duhan ha­ck­ing dan jatuhnya harga batubara.

Awalnya, keluarga Bakrie dan Rothschild sepakat untuk melaku-kan tu­kar guling antara saham BUMI dan Vallar, dan membentuk peru­sahaan gabungan Bumi Plc pada Oktober 2010. Perusahaan terse­but dibentuk untuk memba­wa aset pertambangan Indonesia kepada investor di London.

Na­mun, per­seturan lantaran au­dit la­poran keuangan tersebut mem­buat ke­luarga Bakrie menya­takan akan menarik diri dari Bumi Plc, peru­sahaan yang listing di Lon­don. Dalam proposal terse­but, Ba­krie bersedia menukar saham Bumi Plc dengan Bumi Re­sources.

Menanggapi hal tersebut, Nat Roths­child berusaha me­lawan ren­cana Bakrie. Pekan lalu, Roths­child me­­ng­ajukan proposal untuk meng­gulingkan 12 dari 14 anggo­ta de­wan direksi di Bumi Plc.  Dia juga telah menyiapkan se­jum­lah jajaran dewan yang akan dipimpin oleh Wal King, bekas bos kontraktor Australia Leighton Holdings Ltd.

Taipan batubara asal Indonesia, Samin Tan menyata­kan, akan mengundurkan diri sebagai Pre­siden Direktur Bumi Plc, pe­ru­sahaan yang saat ini mengalami kondisi kritis lantaran terjadi ke­tegangan antara peme­gang sa­ham.

Bumi Plc merupa­kan salah satu perusahaan ekpor­tir terbesar di du­nia dan berlokasi di London, yang dibangun oleh pemodal Nat Roths­child bersama ke­luarga Bakrie. Namun, setelah dua tahun para pemegang saham meng­alami pertikaian dan jatuh­nya saham, perusahaan meng­hadapi masa de­pan yang buruk.

Samin Tan yang juga pemilik PT Borneo Lumbung Energy and Metal (BORN) masuk sebagai investor di Bumi Plc pada Januari 2012. Saat itu, dia mencairkan dana sebesar 1 miliar dolar AS kepada keluarga Bakrie untuk menghindari acaman gagal bayar.

Bumi Plc akan melakukan pe­mungutan suara para pemegang saham pada akhir bulan ini. Jika mosi yang diajukan Rothschild berhasil, maka12 dari 14 anggota dewan direksi independen akan keluar, termasuk Samin Tan.

Rothschild menegaskan, ren­cana pemilihan direksi baru ter­sebut tidak akan membahayakan para pemegang saham lainnya. Dia juga menyambut baik ren­cana Samin Tan untuk mundur dari dewan direksi Bumi Plc.  

“Saya senang mendengar Sa­min Tan telah meng­emas koper­nya dan akan pergi sebelum per­te­muan para peme­gang saham (RUPS),” kata Rothschild seperti dilansir dari Reuters, kemarin.

Sepanjang tahun 2012, prestasi kinerja keuangan BUMI men­ca­tat­­kan rapot merah. Setelah men­catat­kan rugi sebesar 334,111 juta dolar AS (setara Rp 3,14 tri­liun) se­pan­jang semester I-2012.  Anak usaha Bakrie ini juga membu­kukan pe­nurunan penda­patan pa­da kuartal ketiga menjadi 2,7 mi­liar dolar AS. Kerugian ini salah satunya dipicu perseteruan antar Bakrie dan Nat Roth­schild. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA