Investor Asing & Lokal Nego Proyek Double Track Bandara

Diproyeksikan Beroperasi Awal 2014

Sabtu, 05 Januari 2013, 08:26 WIB
Investor Asing & Lokal Nego Proyek Double Track Bandara
ilustrasi/ist
Kecil Besar
rmol news logo Pemerintah akan menggenjot proyek infrastruktur, salah satunya jalur rel kereta api Bandara Soekarno Hatta.

Kementerian Perhubungan op­ti­mitis semester I-2014 jalur ke­reta api menuju Bandara Soe­kar­no Hatta bisa beroperasi. Wa­kil Menteri Perhubungan Bam­bang Susantono mengatakan, pem­­­bangunan tahap satu jalur ke­reta api ganda (KA) telah se­lesai di­ker­ja­kan pada akhir ta­hun 2012.

“Double track (jalur ganda KA) dari Duri-Jakarta (menuju Ta­nge­rang) pekerjaan fisik selesai pada 31 Desember 2012,” ujar­nya di Ja­karta, kemarin.

Bambang mengatakan pem­ba­ngunan tahap dua akan dimulai pa­da 2013 yang akan meng­hu­bung­kan stasiun Batu Ceper me­nuju Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Bambang, pada tahap tiga akan dilakukan pem­ba­ngun­an stasiun KA dalam Bandara Soekar­no Hatta tahun 2013. Total ang­garan pembangunan dan pe­nga­daan sa­rana KA ban­dara di­taksir menelan biaya Rp 5 triliun.

Proyek pengerjaan jalur kereta ban­dara tahap dua, tuturnya, da­lam proses tender dan sedang di­ta­ngani oleh PT Kereta Api Indo­nesia (KAI). Pem­ba­ngunan ta­hap III meli­puti pembangunan stasiun KA dan gedung parkir dalam bandara dikerjakan oleh PT Ang­kasa Pura II. Lokasi ge­dung sta­siun KA Ban­­dara berada di te­ngah terminal I dan II.

Menurut Bambang, pemba­ngun­an ja­lur KA menuju ban­dara Soe­karno Hatta sebagai al­ternatif jika kondisi cuaca buruk dan un­tuk mengurangi kema­caten lalulintas.

Secara bertahap pada 2016 dan 2017 pihak­nya merencana­kan pem­ba­ngu­nan jalur KA Eks­pres me­nuju bandara Soekarno Hatta. Pro­yek jalur KA Ekspress itu akan melibatkan pihak swas­ta melalui proses tender.

Proyek KA menuju ban­dara Soekarno Hatta sudah me­ma­suki tahap pra fea­sibility study (FS). Proyek se­nilai 2 miliar dolar AS atau Rp 18 triliun ini sudah diincar swas­ta.

Sekretaris perusahaan PT Sa­rana Multi Infrastruktur (SMI) Astried Swastika mengatakan, proyek KA ini ren­ca­nanya me­miliki rute Mang­ga­rai-Sudir­man-Tanah Abang-Duri-Angke-Pluit-Bandara Soekarno Hatta.

“Kan baru pra FS (fea­sibility study), namun kita sudah soun­ding-sounding. Banyak yang ter­tarik, dari berbagai negara,” kata Astried.

Swasta bisa terlibat sebagai kon­­sultan dalam rangka proses pem­buatan studi kajian atau FS tersebut hingga menjelang ten­der di 2013. “Mereka (investor) pasti su­dah mengamati dan siap ma­suk,” ucap Astried.

Fokus Di Infrastruktur

Menteri Ke­uangan Agus Mar­to­wardojo me­ne­gaskan, peme­rin­­tah pada 2013 akan menum­buh­kan eko­no­mi nasional seca­ra in­klusif se­bagai wujud ant­isipasi jurang fis­kal (fiscal cliff) di Amerika Se­rikat (AS).

Agus men­jelas­kan, pertum­buhan ekonomi ink­lu­­sif akan me­rangsang masuknya in­v­estasi berkelanjutan. Untuk itu, diper­lukan perbai­kan infra­struktur.

“Yang kami mak­sud infra­struktur tentu dalam arti luas se­hingga meliputi juga ma­salah energi dan masalah  pen­dukung lainnya,” ujar Agus di kan­tor­nya, kemarin.

Dia mengaku khawatir jika ti­dak ada solusi mengatasi fiscal cliff AS. Pasalnya, dalam waktu de­kat pajak kembali lang­sung naik dan pengeluaran belanja ne­gara langsung dipo­tong. Dam­pak yang terjadi AS akan me­ngalami pe­nurunan pertum­buhan eko­no­mi dan resesi.

Fiscal cliffme­ngacu kepada kesenjangan antara pe­ne­rimaan pajak dan penge­luaran pe­me­rintah. Diakui, dampak permasa­lahan fis­kal AS masih terus ber­lang­sung mengingat aturan yang di­setujui bersama Kongres itu sifat­nya penundaan. Oleh ka­re­nanya hal ini perlu diwaspadai.

“Se­dangkan sekarang saja eko­nomi dunia dengan Eropa masih be­lum pulih, AS juga be­lum dan malah mengalami kon­disi yang lebih buruk. Dampak­nya buruk sekali pada dunia dan Indonesia,” kata Menkeu. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA