Pertamina Bantu Pengadaan SPLU Untuk Mobil Listrik

Manfaatkan Fasilitas SPBU

Rabu, 02 Januari 2013, 08:15 WIB
Pertamina Bantu Pengadaan SPLU Untuk Mobil Listrik
PT Pertamina (Persero)
Kecil Besar

rmol news logo Selain fokus pada penya­luran bahan bakar minyak (BBM) subsidi, PT Pertamina (Persero) juga siap dalam pe­ngadaan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) untuk mobil listrik.

Vice President Corporate Co­mmunication Pertamina Ali Mund­akir mengatakan, kebera­daan SPLU tujuannya meya­kin­kan masyarakat untuk meng­gunakan mobil listrik.

“Kita menambah (SPLU lis­trik) biar masyarakat tertarik meng­gu­nakan mobil listrik,” kata Ali.

Menurut dia, pengadaan alat tersebut bukan bermaksud un­tuk menyaingi PLN sebagai penyedia listrik dan penggagas keberadaan SPLU. Electric Vehicle Charging Station yang dibuat justru untuk membantu PLN mensukseskan program tersebut.

“Kita membantu, kita siap­kan di kantor pusat. Kita mem­bantu program mobil listrik,” cetus Ali.

Pertamina, lanjut dia, me­mi­liki infrastruktur yang me­madai untuk melaksanakan pro­gram tersebut seperti me­man­faatkan fasilitas yang sudah ada di Stasiun Pengisian Ba­han Bakar Umum (SPBU). “Kita punya SPBU, lahan par­kir, kenapa ki­ta tidak man­faatkan,” ujarnya.

Wakil Menteri Energi dan Sum­ber Daya Mineral (ESDM) Ru­di Rubiandini mengatakan, ke­beradaan SPLU sangat didu­kung terutama di tempat parkir se­perti gedung perkan­toran dan mall. Namun, harga listrik­nya juga harus menjadi perhatian.

Menurut Rudi, SPLU sangat berguna bagi kehadiran mobil listrik. Kendati begitu, dia juga menggarisbawahi masalah har­ga listriknya yang akan di­jual. Penjualan listrik di satu sisi harus murah, namun di sisi lain tidak boleh merugikan PLN.

“Tapi agar PLN tidak rugi perbedaan harganya dibeban­kan ke pemerintah,” ujarnya.

Rudi menambahkan, karena harga listrik yang murah, maka dibu­tuhkan subsidi untuk me­nun­jangnya. Untuk itu, harus ada perpindahan keber­pihakan pada energi baru dan terba­rukan (EBT).

“Nanti pemerintah memin­dahkan subsidi yang biasanya untuk BBM dialihkan ke mobil listrik,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA