PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah pasti menaikkan TaÂrif Dasar Listrik (TDL) sebesar 4,3 persen setiap tiga bulan. KeÂbijakan tersebut akan dimulai paÂda 1 Januari 2013. Ironisnya, mesÂÂki TDL pasti naik, namun masÂyarakat masih dihantui keÂmungÂkinan adanya pemadaman listrik bergilir jika terjadi banjir besar.
Hal itu dikarenakan sebaÂgian posisi gardu di Jakarta lebih renÂdah sehingga terancam bisa terÂendam banjir. Kondisi itu bisa menggangu keterSediaan pasoÂkan listrik di Jakarta.
Direktur operasional PLN JaÂwa Bali Ngurah Adiyana meÂngaÂtakan, untuk mengatasi hal terÂsebut, pihaknya sudah melaÂkuÂkan berbagai persiapan. Di antaraÂnya meninggikan tanggul dan meÂnyiapkan pompa di setiap gardu yang berpotensi banjir.
“Untuk jaringan instalasi, diÂlakukan pembentengan dengan tembok dan jalan masuknya diÂnaikkan. Kami juga menyiapkan dua unit perahu untuk menganÂtisiÂpasi banjir yang diluar preÂdiksi. Selain itu juga disiapkan kolam yang dilengkapi dengan pompa air,†katanya kepada war-taÂwan di gardu induk pengÂgiÂlingan, Jakarta, kemarin.
Pihaknya mengakui, kondisi yang bisa ditimbulkan oleh banjir tidak jauh berbeda dari tahun lalu. Padahal, untuk melakukan antiÂsipasi banjir, PLN menyeÂdiaÂkan anggaran sekitar Rp 45 miÂliar guÂna mengurangi dampak risiko terÂhadap banjir di gardu distribusi yang ada di Jakarta.
“DampakÂnya akan diminimÂkan. Karena tahun lalu ada seÂkitar 54 gardu yang sempat paÂdam terÂenÂdam banjir. Tentunya kejaÂdian itu jangan sampai terÂulang kemÂbali,†jelas Ngurah.
Sekedar informasi, PLN memÂperkirakan ada sekitar 13 gardu yang dikhawatirkan akan terenÂdam banjir, yang tersebar di 5 wilayah Jakarta. Yaitu garÂdu CaÂwang, Muara Karang, MuaÂra BaÂru, Muara Angke, Kembangan, GamÂbir Baru, Pulogadung, TanÂjung Priok, Pegangsaan, Depok, Setiabudi, Karet Lama dan PengÂgilingan.
Dihubungi terpisah, Pengurus Harian Yayasan Lembaga KonÂsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, kenaikan TDL yang dicanangkan oleh PLN belum tepat untuk diterapÂkan. Sebab, pelayanan yang diberiÂkan oleh PLN belumlah maksiÂmal.
“Seharusnya PLN memberiÂkan pelayanan yang maksimal kepada para konsumen jika meÂnerapkan tarif baru. Salah satunya dengan meminimalisir dampak kematian listrik akibat terjadinya banjir,†cetusnya.
Dikatakan Tulus, pelayanan perusahaan pelat merah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya meski tidak terlalu signifikan. Di samping itu, peÂngaÂÂduan konsumen soal listrik seÂlama tahun 2012 masih dalam lima besar permasalahan setelah perbankan, air dan telekomuniÂkasi. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: