Catat, Stok Daging Sapi Dan Ikan Dijamin Aman

Selasa, 14 Agustus 2012, 08:00 WIB
Catat, Stok Daging Sapi Dan Ikan Dijamin Aman
ilustrasi, Daging
rmol news logo Pemerintah memastikan tidak akan terjadi kekurangan pasokan daging sapi dan ikan menjelang Lebaran yang ting­gal lima hari lagi. Harga di­pas­tikan tidak akan melam­bung lantaran stok telah mencukupi.

Menteri Pertanian (Mentan) Sus­wono mengatakan, harga da­ging sapi yang tinggi saat ini ma­sih terbilang wajar. Me­nu­rut dia, fenomena naiknya har­ga barang kebutuhan me­ru­pa­kan hal yang biasa terjadi men­je­lang agenda tahunan ini. Bah­kan, meski harga daging sapi di Aceh sudah menembus Rp 100 ribu/kg, hal tersebut meru­pakan hal biasa.

“Masyarakat di sana (Aceh) sudah memaklumi. Ka­rena mas­yarakat Aceh sa­ngat fa­na­tik ter­hadap daging sapi. Jadi harga di atas Rp 100 ri­bu, itu biasa,” kata Suswono, kemarin.

Namun, lanjut dia, meski har­ga segitu merupakan hal yang lumrah di Aceh, kenaik­an ter­sebut harus ada batas­annya. Un­tuk masyarakat umum, har­ga yang dipatok pemerintah ta­hun ini tidak boleh lebih dari Rp 80 ribu.

“Harga segitu (Rp 80 ribu) akan ditetapkan untuk masya­rakat umum. Tapi sekarang har­­ga di pasaran masih di ki­sar­an Rp 75-80 ribu,” ujarnya.

Namun, Mentan memas­tikan stok daging sapi yang disiapkan pemerintah selama Ramadhan tidak akan me­nim­­bulkan lonjakan harga. Apabi­la persediaan terse­but masih kurang, pemerintah siap me­nam­bah pasokan ke daerah yang mengalami ke­naikan harga daging.

Menteri Kelautan dan Per­ikanan (KKP) Sharif Cicip Su­tardjo memastikan, pasokan ikan menjelang Lebaran cu­kup. Kendati akan ada pening­katan permintaan, tetapi harga diperkirakan hanya naik hingga 10 persen.

Cicip mengatakan, volume produksi ikan laut per Juni 2012 di beberapa provinsi te­rus me­ngalami peningkatan. Se­perti di Jakarta yang kini be­sarannya mencapai 343 ton per hari, Ja­wa Barat 46 ton per hari, me­nyusul Jawa Tengah 86 ton per hari, Jawa Ti­mur 172 ton per hari serta Maluku sebesar 171 ton per hari.

“Di beberapa cold storage di DKI Jakarta hingga akhir Juli 2012 stok ikan masih 18.808 ton,” kata Cicip.

Adapun jumlah ketersediaan pasokan permintaan ikan segar laut dan budidaya serta harga di kota-kota besar menjelang Lebaran diperkirakan aman, karena permintaan ikan segar laut dan budidaya tidak me­ngalami peningkatan signifi­kan. Kecuali ikan kaleng dan ikan asin terjadi lonjakan per­mintaan hingga 10 persen.

Sebagai contoh, untuk wila­yah Jakarta, pasokan ikan se­gar hasil tangkapan laut men­capai 9.539 ton per bulan di­ikuti oleh pasokan ikan hasil budidaya yang cukup dan aman serta pasokan ikan ola­han, seperti ikan kaleng dan ikan asin mengalami kenaikan.

“Harga ikan segar diper­kirakan meningkat hingga 10 persen di pasar tradisional. Sedangkan harga di pasar mo­dern relatif stabil diban­ding­kan dengan produk pa­ngan lain,” ujarnya.

Untuk Kota Bandung, pa­sokan ikan segar disuplai dari hasil tangkapan laut di PPN Pelabuhan Ratu sekitar 872 ton, dan TPI Karangsong In­dramayu 529 ton.

Selain itu, ketersedian ikan di pasar tradisional di kota Ban­dung sekitar 50-60 ton per hari. Terkait harga ikan di Bandung, diperkirakan dalam sepekan menjelang Ramadhan cen­de­rung stabil karena pasokannya dinilai cukup.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA