Agus Marto yakin, sosok Kim telah sesuai dengan kriteria yang diÂbutuhkan Bank Dunia. “Jadi Kim yang didukung AS ini, keÂliÂhatan dalam seleksi yang diÂlakuÂkan oleh eksekutif direktur dari perwakilan negara-negara dunia, bisa membuktikan dia memÂÂpuÂnyai kompetensi dan prudensial yang baik,†yakin Agus Marto.
Kendati Kim berpengalaman di bidang kesehatan, tetapi Menkeu yakin wawasannya cukup memaÂdai untuk memimpin lembaga keÂuangan dunia tersebut. Pihaknya juga berharap, terpilihnya Kim akan memberikan angin segar bagi ekoÂnomi Asia.
“Walaupun background-nya ada dalam bidang kesehatan, teÂtapi perluasan wawasannya sudah memadai. Dan dia juga menjadi pimpinan di universitas yang terÂpandang dan dia merupakan adviÂsor PBB dan figur ini adalah figur orang Korea-AS,†jelasnya.
Agus Marto berharap, dengan terÂpilihnya Kim maka kinerja Bank Dunia bisa lebih baik dari saat ini. “Jadi kalau Mr Kim terÂpilih kita harapkan dia bisa memÂbawa bank dunia lebih baik ke depan,†pungkasnya.
Senin kemarin (16/4), Bank Dunia memilih seorang dokter Amerika Serikat keturunan Korea Selatan, Jim Yong Kim, sebagai pemimpinnya. Kim merupakan caÂlon yang diajukan Presiden Barack Obama. Ia bersaing ketat dengan calon dari Nigeria, Ngozi Okonjo-Iweala.
Dr Kim akan menggantikan Robert Zoellick yang telah meÂmeÂgang jabatan tertinggi di Bank Dunia sejak tahun 2007.
Sebagai informasi, calon ketiga yang berasal dari Kolombia, yaitu Jose Antonio Ocampo, menarik diri pada Rabu pekan lalu. Kim akan menjabat sebagai Presiden Bank Dunia untuk masa jabatan lima tahun mulai 1 Juli menÂdatang.
Sebelumnya Kim menjabat Rektor Universitas Dartmouth, Amerika Serikat. Rektor Kim Yong memperoleh reputasi seteÂlah melaksanakan kegiatan banÂtuan medis untuk membasmi peÂnyakit tuberkulosis di wilayah miskin di Amerika Latin dengan menjabat sebagai profesor di Unviersitas Havard selama 20 taÂhun. Dia memegang jabatan sebaÂgai kepala bagian penyakit AIDS di bawah Organisasi Kesehatan Sedunia –WHO pada tahun 2004 dan terpilih sebagai rektor ke-17 Universitas Dartmouth, AS perÂtama kali sebagai warga Korea pada tahun 2009 lalu.
Presiden Barack Obama meÂnyaÂtakan, Bank Dunia sekarang memerlukan sosok pemimpin proÂfesional untuk menyumbangÂkan jasa besar pada perkembaÂngan dunia, sehingga pengalaÂman dan profesionalisme rektor Kim diÂhaÂrapkan akan memperÂluas fungsi Bank Dunia. [Harian Rakyat Merdeka]
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: