Heri menerangkan, pemberÂhenÂtian sementara itu diÂanggap sudah sesuai Anggaran DaÂsar PGN pasal 11 ayat (15) huÂÂruf (a) dan Pasal 15 ayat (7) huÂÂruf (a). Untuk selanjutnya, tuÂgas DiÂrekÂtur Pengusahaan akan diÂambil alih oleh Direksi PGN.
Menurut Heri, surat pemberÂhentian itu merujuk kepada SuÂrat KeÂÂputusan Dewan KoÂmiÂsaris PeÂrusahaan Gas Negara No. Kep-01/DKOM/2012.
PGN dimiliki oleh pemerinÂtah dengan porsi saham menÂcaÂpai 56,96 persen. Sedangkan keÂpemilikan publik mencapai 43,04 persen. PGN dipimpin oleh Direktur Utama Hendi Prio SanÂtoso dengan Komisaris UtaÂma Tengku Nathan Machmud.
Menteri BUMN Dahlan IsÂkan mengaku tidak tahu meÂnahu soal pemberhentian seÂmenÂtara Direktur PengusaÂhaan PGN Michael Baskoro Palwo NuÂgroho oleh komiÂsaris perseÂroan.
“Aku belum tahu masalah itu (pemberhentian sementara Direktur PGN). Sudah dulu ya aku mau memimpin rapat dulu. Nanti juga mau rapat sama WapÂres masalah (kereta api) double track,†ucap Dahlan usai pertemuan dengan para diÂrut BUMN di Jakarta, kemarin.
Saat dikonfirmasi, MiÂchael tidak mau berandai-andai kenaÂpa hal ini dilakukan dewan koÂmisaris PGN. Ia menyaÂranÂkan agar bertanya langsung keÂpaÂda pembuat surat. “Lebih baik taÂnyakan ke orang yang meÂnerÂÂbitÂkan surat tersebut. KaÂlau saya, juga tidak tahu. Kalau surat itu kan ada masa (periode berÂlaku) segala macem,†tuturnya.
Sampai kuartal III-2011, PGN mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 14,2 triliun deÂngan laba operasi Rp 6,07 triÂÂliun. PenuÂrunan penÂdaÂpatan diakiÂbatkan peÂnurunan voÂlume distribusi gas akibat diÂaloÂkasiÂkannya pasokan gas dari Grissik ke Duri untuk keÂperluan produkÂsi minyak oleh pemerintah sejak tahun 2010 yang masih berpeÂngaruh samÂpai perÂtengÂahan tahun 2011.
Penurunan ini juga dipicu peÂningkatan beban poÂkok diakiÂbatÂkan oleh keÂnaikan harga beli gas dari perÂpanÂjangan kontrak dan kontrak gas baru. SeÂlama sembilan bulan tahun 2011, PGN mencatatkan seÂbesar Rp 4,51 triliun. Sementara harga saham PGAS sempat bertengÂger di level Rp 3.500 per saham pada Jumat (21/1). Kemarin diÂtutup di level Rp 3.450. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: