Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: RMOL)

Politik

Demokrat Panik Gegara AHY Disebut Ada Sinyal Maju Pilpres

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 05:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY soal kekuasaan yang bukan milik seseorang untuk selamanya menuai perhatian. 

Pernyataan AHY tersebut memunculkan spekulasi mengenai arah Partai Demokrat menghadapi Pemilu dan Pilpres 2029.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai gestur dan penyampaian AHY dalam pidatonya memberikan sinyal bahwa AHY berpotensi menjadi salah satu kontestan pada Pilpres mendatang. 


Direktur ABC Riset & Consulting Erizal melihat Partai Demokat justru terlihat panik dengan pernyataan Ahmad Doli Kurnia .  

"Mulai dari Sekjen, Herman Khaeron, hingga jajaran ke bawahnya, ramai-ramai membantah bahwa AHY akan nyapres 2029 nanti," kata Erizal, dikutip Kamis 10 September 2026.

Erizal menilai menilai sikap yang dipertontonkan elite Demokrat tersebut sangat aneh.

Lebih ironis lagi, Ahmad Doli Kurnia yang memantik pertama kali bahwa AHY akan nyapres 2029 nanti, cenderung dipersalahkan dan malah diserang. 

"Ahmad Doli Kurnia dianggap tidak menyimak pidato politik AHY secara utuh dalam rangka peringatan HUT Demokrat," kata Erizal. 

Padahal, menurut pengakuan Ahmad Doli Kurnia sendiri, bahwa pernyataannya itu justru bentuk dukungan terhadap AHY. 

"Tidak ada yang salah. Tidak ada yang sedang mengganggu sikap atau kedaulatan partai lain. Dan tidak ada yang perlu dibantah juga. Sebab, pidato politik AHY juga mengisyaratkan hal itu," kata Erizal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya