Berita

Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan BNPB. (Foto: Humas BNPB)

Politik

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 12:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan masih terus dilakukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upayanya.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, penambahan armada udara serta penguatan personel dan sarana pemadaman di darat dilakukan, menyusul peningkatan titik panas dan sebaran asap dalam sepekan terakhir di Kalimantan.

"Kondisi Karhutla di Kalimantan memiliki karakteristik yang berbeda karena banyak terjadi di lahan gambut. Permukaan lahan yang terlihat sudah padam belum tentu bara di bawahnya benar-benar mati," ujar dia dalam keterangan tertulis BNPB, Minggu, 23 Agustus 2026.


Menurut Suharyanto, peningkatan aktivitas Karhutla terutama terpantau di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. 

Kondisi tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh minimnya curah hujan alami yang terjadi selama hampir sepekan terakhir sehingga memperbesar potensi kebakaran dan memperpanjang keberadaan asap di sejumlah wilayah.

"Karena itu, hujan dengan intensitas yang cukup menjadi salah satu faktor penting untuk membantu membasahi kembali lahan gambut dan memadamkan bara yang masih tersimpan,” sambungnya mengurai.

Karena itu, Suharyanto memastikan BNPB melaksanakan OMC sebagai salah satu prioritas penanganan, karena berdasarkan evaluasi teknis dan ketersediaan awan yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per hari ini, penyemaian awan menggunakan garam dapat kembali dilaksanakan secara intensif di wilayah Kalimantan.

“OMC menjadi salah satu prioritas kita. Hari ini sudah bisa kembali dilaksanakan secara intensif berdasarkan kondisi awan yang tersedia. Kita berharap hujan dapat segera turun di wilayah-wilayah yang membutuhkan sehingga membantu proses pemadaman di lapangan,” urainya.

Lebih lanjut, Suharyanto menegaskan penguatan penanganan Karhutla juga dilakukan melalui penambahan armada udara, yakni dengan menyiagakan 30 unit helikopter untuk mendukung operasi water bombing dan patroli udara di wilayah Kalimantan. 

"Sementara itu, sebanyak 22 unit helikopter disiagakan untuk mendukung penanganan Karhutla di wilayah Sumatera," katanya.

"Jumlah armada tersebut masih dapat ditambah sesuai kebutuhan lapangan dan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta koordinasi dengan Kementerian Pertahanan," demikian Suharyanto menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya