Berita

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana (tengah). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Setinggi 2,5 Meter

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2026 | 18:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Proses pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terkendala gelombang tinggi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana mengatakan, kondisi gelombang di lokasi kejadian cukup berisiko bagi kapal-kapal yang melakukan pencarian.

"Kami langsung mendapatkan laporan dari Nakhoda KN SAR Laksmana bahwa tinggi gelombang di lokasi kejadian antara 2 sampai 2,5 meter," kata I Putu dalam keterangannya, Minggu, 13 September 2026.


Menurut I Putu, kondisi tersebut sangat berisiko bagi KN SAR Laksmana yang memiliki panjang sekitar 40 meter.

"Jadi sangat-sangat berisiko dan sangat riskan untuk kapal-kapal seperti kapal kami yang dimiliki Basarnas yang ukurannya 40 meter itu sudah sangat berisiko," ujarnya.

Karena kondisi tersebut, kapal-kapal berukuran lebih besar akan diprioritaskan untuk melakukan pencarian korban di lokasi kejadian. Meski menghadapi kendala cuaca dan kondisi gelombang, I Putu memastikan Tim SAR Gabungan tetap mengoptimalkan pencarian.

"Jadi kami upayakan semaksimal mungkin, apa pun akan kami laksanakan untuk melaksanakan operasi SAR ini," ujarnya.

Sejumlah unsur masih terlibat dalam operasi pencarian, di antaranya TB Mauhaw IX, TB TCP, MP Haida, KN SAR Laksmana, KRI Nala, dan KN Kunyit.

Basarnas juga mengerahkan satu helikopter untuk melakukan pencarian melalui udara. Helikopter tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya dan telah mendarat di Bandara Syamsudin Noor untuk melakukan pengisian bahan bakar. Helikopter lalu kembali melaksanakan pencarian melalui udara.

KMP Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut membawa 243 orang. Virgo Transport 8 hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 10.13 GMT. Posisi terakhir kapal diketahui berada di perairan Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Dalam perkembangan operasi hingga pukul 12.00 WITA, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 102 orang dalam keadaan selamat dan satu orang meninggal dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya