Berita

Indonesian American Games (IAG) 2026. (Foto: Istimewa)

Dunia

IAG 2026 Menyatukan Diaspora Indonesia dari 50 Negara Bagian AS

SELASA, 14 JULI 2026 | 12:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesian American Games (IAG) 2026 pada 19-21 Juni 2026 menjadi panggung pembuktian eksistensi dan persatuan diaspora di Negeri Paman Sam.

Mengusung tema "Satu Bangsa, Satu Semangat, Satu Permainan", perhelatan yang berlangsung di Wintrust Sports Complex, Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS) ini mempertemukan sekira 200 peserta diaspora dari 50 negara bagian di AS untuk berkompetisi selama tiga hari berturut-turut.

Sebanyak tujuh cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang ini, yakni bola voli, bola basket, tenis, pickleball, bulu tangkis, mini soccer, dan catur.


Inisiator IAG 2026, Davon Arjunaidi menegaskan, ajang tersebut dirancang lebih dari sekadar kompetisi fisik, melainkan ruang silaturahmi sekaligus wadah diplomasi budaya.

"Kami ingin membangun rasa memiliki sebagai bangsa Indonesia, mempererat jaringan antarkomunitas, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Amerika melalui pendekatan olahraga dan seni," ujar Davon dalam keterangannya, Selasa, 14 Juli 2026.

Saat pembukaan beberapa waktu lalu, hadir di antaranya Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo, Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari, serta jajaran Konsul Jenderal RI di AS.

"Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan. Semoga IAG terus berkembang menjadi agenda tahunan yang membanggakan bangsa Indonesia di tingkat internasional," tutur Okto.

Senada dengan itu, Dubes RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo menilai IAG 2026 sebagai instrumen soft diplomacy yang efektif. Melalui olahraga dan budaya, diaspora Indonesia sukses membangun persahabatan antarbangsa sekaligus memperluas jejaring kerja sama di AS.

"Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antardiaspora, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, keberagaman, dan sportivitas," pungkas Dwisuryo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya