Berita

Manager MNC Bank Sadiah Amir. (Foto: Istimewa)

Hukum

Manager MNC Bank Ngaku jadi Korban Kekerasan Pengusaha HT

RABU, 08 JULI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korban dugaan kekerasan, Manager MNC Bank Sadiah Amir buka suara terkait perlakuan yang diduga dilakukan oleh pengusaha HT. 

Ia mengaku mengalami kekerasan fisik hingga perendahan martabat saat dipanggil dalam sebuah pertemuan di lingkungan kerja.

Melalui kuasa hukumnya, Sogi Bagaskara, diungkapkan bahwa peristiwa bermula saat Sadiah dipanggil oleh HT terkait dugaan persoalan dalam penyelenggaraan dana. Namun, pertemuan tersebut justru berujung pada tindakan yang diduga melampaui batas.


“Klien saya ditampar, bahkan mulutnya dimasukkan sepatu. Itu bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan,” kata Sogi kepada wartawan, Rabu 8 Juli 2026.

Sadiah menguatkan pernyataan tersebut dengan kesaksiannya. Ia mengaku mendapat perlakuan kasar secara fisik maupun verbal di hadapan sejumlah orang.

“Saya dimaki, dibentak, disuruh buka sepatu, lalu dipukul. Semua orang di situ melihat, tapi tidak ada yang menghentikan,” ujar Sadiah.

Tak hanya itu, ia juga mengaku dipermalukan dengan dipaksa membuka pakaian serta dituduh hal-hal yang tidak berdasar.

“Saya diminta buka baju, dituduh macam-macam. Saya merasa sangat direndahkan. Kalau memang saya salah, seharusnya dibicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan,” tuturnya.

Menurut Sadiah, peristiwa itu terjadi di lingkungan kerja dan disaksikan sejumlah pihak, termasuk atasan.

“Ada yang melihat, bahkan pimpinan, tapi tidak ada yang menolong. Saya hanya bisa pasrah,” ucapnya.

Sementara itu, Sogi menyatakan pihaknya belum melaporkan kasus ini ke polisi. Saat ini, fokus utama adalah pendampingan terhadap korban.

“Saya belum proses hukum dulu. Saya fokus dampingi klien saya. Tapi laporan polisi akan kami buat,” tegasnya.

Ia memastikan laporan polisi (LP) akan diajukan dalam waktu dekat dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi korban dan situasi di lokasi kejadian.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya