Berita

Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar (Foto: tangkapan layar)

Politik

Rais Aam PBNU Ajak Pengurus Akhiri Masa Khidmah dengan Husnul Khatimah

SELASA, 07 JULI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 untuk terus menjaga niat berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama hingga berakhirnya masa kepengurusan.

Pesan itu disampaikan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juli 2026. 

"Tinggal beberapa hari lagi (berakhir masa jabatan), semoga kita bisa bertahan dan memperoleh husnul khatimah," katanya.


Kiai Miftach menjelaskan, agenda utama rapat tersebut adalah mendengarkan laporan Tim Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU yang telah melakukan peninjauan ke sejumlah pesantren di berbagai daerah. 

"Cukup banyak pesantren yang disurvei. Nanti kita dengarkan dan pahami secara saksama, lalu kita rembug bersama dengan niat yang tulus, tanpa kepentingan apa pun," ujarnya.

Ia menegaskan selama ini tidak pernah mengarahkan pilihan kepada lokasi tertentu untuk penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, mekanisme penentuan lokasi pada awalnya diserahkan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU.

Namun, karena usulan yang berkembang mengarah pada beberapa pesantren di satu wilayah, proses penetapan lokasi kemudian dikembalikan kepada PBNU. 

"Oleh karena itu, sebagaimana penentuan lokasi Munas dan Konbes, kita juga mengirimkan tim survei. Kemarin, untuk Muktamar, tim survei juga telah diterjunkan," katanya. 
Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, sebelumnya telah menyepakati pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 1–5 Agustus 2026. Hingga kini, lokasi penyelenggaraan Muktamar masih dalam proses penetapan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya