Berita

Menlu RI Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Global

Menlu Jelaskan Alasan RI Baru Kirim Dubes ke Pemakaman Khamenei

SENIN, 06 JULI 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan alasan pemerintah Indonesia baru mengirim Duta Besar RI untuk Iran sebagai perwakilan resmi dalam rangkaian pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. 

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026, Sugiono menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia sejak awal telah menerima undangan resmi terkait prosesi pemakaman dan memutuskan menunjuk Duta Besar RI di Iran Roy Soemirat.

Keputusan itu diambil karena keterbatasan waktu serta padatnya agenda kenegaraan di dalam negeri yang membuat pengiriman delegasi tingkat tinggi belum memungkinkan pada tahap awal.


“Karena pada saat itu juga kita melakukan persiapan kunjungan-kunjungan kenegaraan di Indonesia dan beberapa pejabat kunci juga memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk kesana,” jelasnya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Lebih lanjut, Sugiono mengungkapkan bahwa pihak Iran kemudian menetapkan ketentuan teknis mengenai akses kehadiran delegasi. 

Kondisi tersebut membuat pemerintah Indonesia tidak memiliki cukup waktu untuk mengirimkan pengganti dengan level pejabat yang dipersyaratkan.

“Kemudian kita mendapatkan konfirmasi bahwa pihak Iran hanya akan memberi akses kepada pejabat di atas Dubes pada tanggal 2 kalau saya tidak salah, jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti," kata Sugiono. 

Meski demikian, Sugiono memastikan Indonesia tetap berupaya menghadiri prosesi pemakaman pada 9 Juli 2026. 

Dirinya bersama Ketua MPR Ahmad Muzani direncanakan berangkat ke Iran, sembari menunggu kepastian waktu dan lokasi dari otoritas setempat.

"Karena seperti kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait dengan perangkaian acara dari pemakaman Supreme Leader Iran. Rencananya akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bekerja bersama dengan Ketua MPR RI," kata Sugiono. 

Hingga kini pihaknya masih menunggu kabar dari pemerintah Iran terkait kesediaan lokasi yang bisa diikuti oleh delegasi Indonesia, mengingat tingginya antusiasme masyarakat menghadiri pemakaman Khamenei.

"Pihak Iran mesti mencoba untuk mencari titik atau spot yang tepat untuk menerima kunjungan kita," jelasnya.

Penjelasan Menlu disampaikan setelah mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Dino Patti Djalal mengkritik absennya pejabat tinggi Indonesia dalam rangkaian awal pemakaman Ali Khamenei. 

Menurut Dino, kehadiran Indonesia yang saat itu hanya diwakili Dubes dipandang Teheran kurang mencerminkan pentingnya undangan resmi, terlebih sejumlah negara lain mengirimkan presiden, menteri, maupun pejabat tinggi untuk menghadiri prosesi tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya