Berita

Maskapai Garuda Indonesia. (Foto: Dok. Garuda Indonesia)

Bisnis

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 17:40 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menetapkan pemberhentian sementara Reza Aulia Hakim dari jabatan Direktur Niaga mulai 14 Agustus 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Surat Dewan Komisaris Nomor GARUDA/DEKOM/074/2026 tertanggal 11 Agustus 2026, dengan memperhatikan Surat Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Nomor SR-452/BP/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.

Keputusan tersebut kemudian disampaikan Garuda Indonesia melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Agustus 2026.


"Dewan Komisaris Perseroan menetapkan pemberhentian sementara Reza Aulia Hakim dari jabatannya sebagai Direktur Niaga Perseroan sejak tanggal 14 Agustus 2026," tulis Vice President Corporate Secretary & TJSL Group Head Garuda Indonesia, Andreas Tumpal H. Hutapea, dalam keterbukaan informasi yang diakses RMOL, Minggu, 16 Agustus 2026. 

Untuk mengisi kekosongan jabatan, Dewan Komisaris akan menetapkan pelaksana tugas (Plt) Direktur Niaga sesuai ketentuan internal perseroan. Langkah tersebut mengacu pada Pasal 11 ayat 15 huruf a Anggaran Dasar Perseroan.

"Dewan Komisaris akan menetapkan pelaksana tugas Direktur Niaga sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku di perseroan," tulis Andreas.

Garuda Indonesia memastikan perubahan tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional perusahaan.

"Tidak terdapat dampak langsung terhadap kegiatan operasional Perseroan, Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan dengan normal," tulis Andreas.

Reza Aulia Hakim sebelumnya memiliki pengalaman di bidang komersial dan manajemen pendapatan industri penerbangan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT Gapura Angkasa pada 2024–2025.

Di Garuda Indonesia, Reza pernah menjabat Vice President Sales & Distribution pada 2019–2020, General Manager Beijing pada 2018–2019, Vice President Revenue Management pada 2017–2018, serta Senior Manager Revenue Planning & Development pada 2016–2017.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya