Berita

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Dok. Istimewa)

Politik

SBY Minta Maaf

Absen di pidato kenegaraan Prabowo Subianto dan upacara HUT RI di Istana Negara
MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 19:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan permohonan maaf lantaran tidak dapat menghadiri upacara detik-detik proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka maupun Sidang Bersama Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada HUT ke-81 RI tahun 2026 ini.

Melalui pesan video, SBY mengungkapkan bahwa saat ini dirinya berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up) di Mayo Clinic.

"Saya secara pribadi meminta maaf tidak bisa ikut merayakan di tanah air, tidak juga bisa menghadiri Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, sekaligus memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka," ujar SBY dikutip redaksi, Minggu, 16 Agustus 2026.


SBY menjelaskan, pemeriksaan di Mayo Clinic dilakukan atas anjuran Tim Dokter Kepresidenan guna memantau kondisi kesehatannya pascaoperasi pengangkatan kanker prostat yang dijalaninya pada 2021 lalu.

"Tim dokter kepresidenan yang merawat kesehatan saya menganjurkan di samping pemeriksaan di dalam negeri, juga dilaksanakan di Mayo Clinic. Karena saya pernah menjalani operasi pengangkatan prostat tahun 2021 dan setiap tahun dilakukan pemeriksaan," terangnya.

Meski harus menjalani serangkaian tes medis hingga akhir Agustus, Pendiri Partai Demokrat ini tak lupa menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini di hari yang bersejarah dan membahagiakan untuk mengucapkan Dirgahayu Indonesia. Kita bersama-sama bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.

SBY dijadwalkan menyelesaikan seluruh tahapan medical check-up pada akhir Agustus dan berencana kembali ke tanah air pada September 2026 mendatang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya