Berita

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Urai Antrean Puskesmas Diusulkan Libatkan Klinik Swasta

SELASA, 23 JUNI 2026 | 19:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bapemperda DPRD DKI Jakarta tengah menggodok formulasi mengurai antrean pasien di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Satu opsi yang kaji yaitu melibatkan klinik swasta dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Demikian dikatakan Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz usai rapat kerja bersama Dinas Kesehatan dalam rangka pembahasan pasal-pasal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Kesehatan Daerah (Siskesda), Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Aziz, pelibatan klinik swasta untuk mengurangi beban kerja Puskesmas. Kelebihan kapasitas di Puskesmas berdampak waktu tunggu pasien.


“Maka Perkumpulan Forum Pelayanan Kesehatan Nusantara (PFPKN) usulkan klinik swasta dilibatkan juga menangani untuk mengoptimalkan Standar Pelayanan Minimum (SPM),” kata Aziz, dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta.

Aziz menegaskan, layanan satu dokter untuk 100 pasien sudah tidak efektif. Tidak ideal bagi warga yang sedang dalam kondisi sakit dan harus menunggu lama.

Waktu antre di fasilitas kesehatan juga meningkatkan risiko penularan penyakit antarpasien di ruang tunggu. 

“Ini kan berpotensi untuk menimbulkan penyakit baru,” kata Aziz.

Ia menargetkan formulasi dan dasar hukum terkait pelibatan lembaga eksternal dapat rampung sepekan. Menyempurnakan Ranperda tentang Siskesda.

“Masukan-masukan pada Ranperda Siskesda sedang kami bahas bersama-sama,” pungkas Aziz.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya