Berita

Mendagri Tito Karnavian (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Nusantara

Pemda Jangan Pasif Hadapi Sensus Ekonomi 2026

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Permintaan tersebut disampaikan usai penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Kementerian Dalam Negeri dan BPS di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, baru-baru ini. SEB tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam membantu pelaksanaan sensus di wilayah masing-masing.

Tito menekankan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah. Karena itu, ia mengajak gubernur, bupati, dan wali kota untuk segera berkoordinasi dengan kantor BPS setempat guna membahas kebutuhan teknis pelaksanaan sensus.


"Jadi tolong, sekali lagi, proaktif rekan-rekan kepala daerah. Undang BPS segera. Bicarakan secara teknis bagaimana agar kegiatan sensus ini di daerah masing-masing hasilnya optimal," kata Tito di Jakarta, dikutip Kamis 18 Juni 2026.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan manfaat besar bagi daerah karena dapat menjadi sumber data ekonomi yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan. Melalui data tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan potensi yang dimiliki wilayahnya.

Tito juga menyoroti pentingnya data dari berbagai kawasan ekonomi yang selama ini belum sepenuhnya dapat diakses oleh pemerintah daerah. Dengan adanya Sensus Ekonomi 2026, informasi tersebut diharapkan dapat melengkapi basis data yang sudah dimiliki daerah.

Sebaliknya, jika dukungan terhadap pelaksanaan sensus kurang optimal, data yang dihasilkan berpotensi tidak menggambarkan kondisi ekonomi secara utuh. Akibatnya, pemerintah daerah dapat kehilangan kesempatan untuk memperoleh informasi penting yang dibutuhkan dalam penyusunan kebijakan.

Sebagai simbol penguatan kerja sama, usai penandatanganan SEB, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyerahkan sampul sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada Mendagri. Penyerahan tersebut mencerminkan komitmen kedua institusi untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas bagi pembangunan nasional maupun daerah.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya