Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Indeks Dolar Terkoreksi Saat Pasar Antisipasi Sikap Hawkish Kevin Warsh

RABU, 17 JUNI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) di pasar uang New York, kian menyusut.  Penurunan ini dipicu oleh optimisme pasar setelah rincian kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran mulai terungkap, yang diharapkan mampu meredakan konflik di Timur Tengah.

Pada penutupan perdagangan Selasa 16 Juni 2026 waktu setempat, Indeks Dolar AS (DXY) melemah 0,14 persen ke posisi 99,55. Namun, meski melemah, koreksi Dolar AS cenderung terbatas. Mata uang ini tetap bertahan di dekat kisaran tertinggi terbarunya terhadap Euro dan Yen. 

Tertahannya posisi dolar ini disebabkan oleh dua faktor Utama yaitu ekspektasi harga energi dan sikap hawkish Fed. 


Pasar memperkirakan harga energi akan tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan serta adanya kekhawatiran bahwa Chairman The Fed yang baru, Kevin Warsh, akan mengambil sikap yang lebih agresif (hawkish) dalam pengumuman kebijakan moneter.

Analis menilai ketidakpastian seputar arah kebijakan Kevin Warsh berhasil menahan aksi jual Dolar yang lebih dalam. 

Saat ini, pasar memproyeksikan The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50–3,75 persen, namun berpotensi menghapus sinyal pelonggaran kebijakan karena inflasi AS yang masih di atas target 2 persen.

Euro menguat 0,16 persen terhadap Dolar menjadi 1,1609 Dolar AS.

Yen Jepang menguat tipis 0,06 persen ke level 160,43 per Dolar AS, setelah Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya menjadi 1 persen.

Dolar Australia tetap stabil di posisi 0,707 Dolar AS setelah bank sentral Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di level 4,35 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya