Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

AS-Iran Sepakat Damai, Purbaya Girang Beban APBN Berkurang

SELASA, 16 JUNI 2026 | 17:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi mengurangi beban APBN RI.

Bendahara negara itu bahkan sempat bergoyang tipis merespons kesepakatan damai kedua negara itu.

“Nah harusnya gitu kan (damai),” kata Purbaya sambil tersenyum dan berjoget kecil kepada wartawan, dikutip, Selasa, 16 Juni 2026


Menurut dia, meredanya ketegangan di Timur Tengah dapat membuka ruang fiskal yang lebih besar karena beban subsidi BBM mulai berkurang imbas turunnya harga minyak dunia.

"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi sehingga akan jauh berkurang," jelasnya.

Dengan demikian, dana yang semula disiapkan untuk subsidi, kata Purbaya dapat dialihkan untuk mendukung program-program strategis pemerintah.

“Ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden. Jadi kita lihat seperti apa dan baru kita adjust,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran telah tercapai. Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut blokade AS terhadap Iran akan dicabut seiring tercapainya kesepakatan tersebut.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" tulis Trump di Truth Social, Minggu 14 Juni 2026.

Rencananya, kesepakatan itu akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat 19 Juni 2026 mendatang. Pemerintah Iran juga telah mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut.

Meski begitu, Teheran menegaskan proses perdamaian belum sepenuhnya final karena masih ada sejumlah isu yang perlu dibahas lebih lanjut dalam perundingan kedua negara.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya