Berita

Pernyataan PM Inggris Keir Starmer soal kesepakatan damai AS-Iran (Unggahan akun X @Keir_Starmer)

Dunia

Inggris Sambut Terobosan Damai AS-Iran, Minta Komitmen Segera Direalisasikan

SENIN, 15 JUNI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyambut positif kemajuan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai semakin dekat menuju kesepakatan. 

Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan langkah penting untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari 100 hari serta memulihkan stabilitas di Timur Tengah.

"Saya menyambut baik kesepakatan yang dicapai hari ini antara Amerika Serikat dan Iran. Ini merupakan langkah yang sangat penting untuk mengakhiri perang, memastikan stabilitas regional, dan membuka kembali Selat Hormuz," kata Starmer dalam pernyataan resmi, dikutip Senin 15 Juni 2026.


Starmer juga mengapresiasi Presiden AS Donald Trump serta para mediator dari Pakistan, Qatar, dan negara lain yang membantu proses perundingan. Ia menilai kemajuan ini sejalan dengan upaya deeskalasi yang selama ini didorong berbagai pihak.

Berdasarkan rancangan nota kesepahaman (MoU), tahap awal kesepakatan akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan membuka jalan bagi pembahasan isu yang lebih kompleks, termasuk program nuklir Iran, pencabutan sanksi AS, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Salah satu poin terpenting dalam perundingan adalah masa depan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang sebelum perang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Penutupan jalur tersebut selama konflik telah mengganggu perdagangan energi global dan memicu gejolak ekonomi.

"Perhatian kini harus difokuskan pada pelaksanaan penuh nota kesepahaman untuk memastikan Selat Hormuz dibuka kembali dan tetap terbuka secara penuh serta permanen," ujar Starmer.

Pemerintah Inggris menyatakan siap mendukung pembicaraan teknis setelah kesepakatan ditandatangani dan bekerja sama dengan mitra internasional untuk menjaga keamanan pelayaran. Namun Starmer menegaskan bahwa perdamaian hanya akan bertahan jika seluruh komitmen dijalankan secara transparan dan dapat diverifikasi.

"Posisi Inggris tetap tegas dan konsisten bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegasnya. 

Namun, meskipun Trump menyatakan kesepakatan tahap pertama akan ditandatangani pada Minggu, waktu AS, Iran membantah jadwal tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan penandatanganan tidak akan dilakukan hari itu, tetapi kemungkinan terjadi dalam beberapa hari ke depan tetap terbuka.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya