Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo-Macron Kompak Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina

JUMAT, 29 MEI 2026 | 10:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isu kemerdekaan Palestina menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis waktu setempat, 28 Mei 2026. 

Prabowo menilai Prancis memiliki peran penting dalam mendorong dukungan internasional terhadap perjuangan rakyat Palestina. 

"Saya juga sangat gembira bahwa Prancis menjadi salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan Barat untuk mendukung solusi dua negara bagi kemerdekaan Palestina," kata Prabowo.


Menurut Prabowo, perdamaian di kawasan Timur Tengah tidak mungkin tercapai tanpa keadilan bagi rakyat Palestina dan pengakuan terhadap hak mereka untuk memiliki negara sendiri. 

"Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan tanpa keadilan bagi rakyat Palestina," ujarnya.

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia bersama Prancis. 

"Kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif," kata Prabowo.

Selain isu geopolitik, Indonesia dan Prancis juga membahas penguatan hubungan bilateral melalui pembentukan France-Indonesia High Level Business Council guna memperluas investasi dan kerja sama ekonomi. 

Kedua negara saat ini telah menjalin kemitraan strategis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pendidikan, hingga sains dan teknologi.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut mengungkapkan bahwa dirinya telah menginstruksikan pengajaran bahasa Prancis di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat di tengah situasi global yang dipenuhi ketidakpastian dan konflik.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya