Berita

Kerbau 'Donald Trump'/Net

Dunia

Viral Kerbau 'Donald Trump' di Bangladesh Batal Dikurbankan Menjelang Iduladha

KAMIS, 28 MEI 2026 | 08:52 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Seekor kerbau albino langka di Bangladesh yang mendadak viral karena dijuluki "Donald Trump" akhirnya bernapas lega setelah dipastikan lolos dari penyembelihan kurban Iduladha.

Hewan raksasa dengan bobot mencapai hampir 700 kilogram tersebut sejatinya sudah terjual dan siap untuk menjalani ritual penyembelihan.

Namun, intervensi langsung dari pemerintah setempat berhasil mengubah nasibnya pada detik-detik terakhir.


Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, mengeluarkan perintah resmi agar kerbau tersebut diselamatkan dan seluruh dana pembeli segera dikembalikan.

Keputusan ini diambil menyusul adanya kekhawatiran terkait keamanan akibat lonjakan antusiasme publik yang luar biasa menjelang perayaan festival kurban yang jatuh pada hari Kamis.

Popularitas kerbau ini meroket tajam setelah berbagai rekaman videonya tersebar luas secara daring. Daya tarik utamanya terletak pada jambul rambut pirangnya yang khas serta pembawaannya yang sangat tenang.

Fenomena ini memicu kerumunan warga yang bahkan rela menempuh perjalanan jarak jauh hanya demi melihatnya langsung di peternakan.

Sang pemilik peternakan, Ziauddin Mridha, mengungkapkan bahwa nama unik tersebut pertama kali dicetuskan oleh adik laki-lakinya yang melihat kemiripan antara kerbau itu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Menyikapi besarnya sorotan publik, seorang pejabat kementerian menyatakan bahwa keputusan diambil secara mendadak untuk memindahkan kerbau tersebut ke kebun binatang nasional di kota Dhaka.

Keputusan ini didasari murni oleh alasan keamanan dan tingkat ketertarikan masyarakat yang dianggap sudah tidak biasa.

Menurut Ziauddin, hewan peliharaannya tersebut memiliki sifat yang tidak biasa karena sangat jinak.

Perawatannya pun membutuhkan perhatian yang telaten, termasuk pemberian pakan yang lebih sering serta rutinitas mandi yang teratur.

Di Bangladesh sendiri, populasi kerbau albino sangatlah langka. Mengingat mayoritas ternak di negara tersebut berwarna gelap, wajar jika kerbau berambut pirang ini langsung menjadi primadona yang sangat menonjol di sepanjang musim perburuan hewan kurban ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya