Berita

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai Rapat Pleno Hasil Penilaian dan Usulan Tim Ekspedisi Patriot 2026. (Foto RMOL Jateng/Humas Kementrans).

Nusantara

10.539 Mahasiswa Sasar Kawasan Transmigrasi Lewat Program TEP 2026

KAMIS, 28 MEI 2026 | 02:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebanyak 10.539 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi ternama di Indonesia mendaftar sebagai peserta Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi. Hal itu menjadi penanda bahwa minat generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan kawasan transmigrasi terus meningkat.

Setelah lolos seleksi, Tim Ekspedisi Patriot 2026 rencananya akan diberangkatkan ke 53 kawasan transmigrasi di berbagai daerah pada akhir Juli 2026.

Program TEP 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sumber daya manusia unggul di kawasan transmigrasi sekaligus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.


Menteri Transmigrasi  M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan semakin besarnya kepedulian generasi muda terhadap pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kami ingin the best of the best. Kami ingin yang terbaik dari yang terbaik, sehingga yang datang ke kawasan transmigrasi itu betul-betul adalah SDM unggul yang terseleksi oleh universitas terbaik,” ujar Iftitah dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 27 Mei 2026.

Dari total pendaftar Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026, Universitas Indonesia (UI) menjadi kampus dengan jumlah peserta terbanyak yakni 1.249 orang. Disusul Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 1.187 pendaftar, Universitas Hasanuddin (Unhas) 1.181 pendaftar, dan Universitas Airlangga (Unair) 1.157 pendaftar.

Selain itu, Institut Pertanian Bogor (IPB) mencatat 1.075 pendaftar, Universitas Brawijaya (UB) 1.014 pendaftar, Universitas Diponegoro (Undip) 972 pendaftar, Universitas Padjadjaran (Unpad) 952 pendaftar, Institut Teknologi Bandung (ITB) 872 pendaftar, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebanyak 700 pendaftar.

Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu strategis seperti pertanian, kehutanan, perikanan, energi terbarukan, kebencanaan, teknik lingkungan, tata ruang, hingga ilmu sosial dan pengembangan masyarakat.

Menurut Iftitah, keberagaman latar belakang keilmuan tersebut dibutuhkan untuk membangun kawasan transmigrasi secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Indonesia tidak kekurangan potensi, Indonesia kaya. Yang dibutuhkan adalah sumber daya manusia unggul yang hadir di kawasan-kawasan transmigrasi,” ungkapnya.

Seleksi peserta dijadwalkan berlangsung pada awal Juni 2026, dilanjutkan pembekalan di masing-masing kampus mitra. Pembekalan itu akan difokuskan pada penguatan kemampuan adaptasi lingkungan, mitigasi bencana, hingga aspek kesehatan peserta.

Sehingga mereka bisa betul-betul memiliki satu survival mode menghadapi luar biasa kekayaan Indonesia ini beserta dengan tantangannya,” pungkas Iftitah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya