Berita

Ilustrasi Cara Menyimpan Daging Kurban (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar Menurut BRIN, Tahan Lama dan Tetap Segar

RABU, 27 MEI 2026 | 14:51 WIB | OLEH: TIFANI

Penyimpanan daging yang tepat menjadi langkah penting, terutama saat stok melimpah pada momen Iduladha. Cara penyimpanan yang tidak sesuai dapat menyebabkan daging cepat rusak, berubah bau, hingga terkontaminasi bakteri berbahaya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa teknik penyimpanan daging yang benar dapat menjaga kualitas, kesegaran, dan keamanan pangan. Proses pemotongan, pengemasan, serta pengaturan suhu penyimpanan perlu diperhatikan agar daging tetap layak konsumsi dalam waktu lebih lama.

Mengutip akun Instagram BRIN, @brin_indonesia, daging kurban sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan di freezer. Air yang menempel pada permukaan daging justru dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat daging lebih cepat rusak selama penyimpanan.


Daging yang dicuci sebelum masuk freezer biasanya masih menyimpan kelembapan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas daging, terutama jika proses penyimpanan tidak dilakukan dengan benar.

Sebagai gantinya, masyarakat dapat membersihkan kotoran yang menempel pada daging. Caranya dengan menggunakan lap kering atau tisu dapur tanpa air sebelum disimpan.

Agar kualitas daging tetap terjaga dan tahan lebih lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan daging kurban di freezer. Daging sebaiknya dipotong sesuai porsi sekali masak. 

Cara ini memudahkan pengambilan tanpa perlu mencairkan seluruh stok daging berulang kali. Selain itu, gunakan wadah kedap udara, plastik ziplock, atau vacuum pack untuk membantu menjaga kualitas daging sekaligus mencegah kontaminasi dan bau menyebar ke bahan makanan lain.

BRIN juga menyarankan agar daging sapi dan kambing disimpan secara terpisah untuk menghindari bau bercampur dan meminimalkan risiko kontaminasi silang. Untuk penyimpanan jangka panjang, suhu freezer ideal berada di sekitar minus 18 derajat Celsius. 

Pada suhu tersebut, daging umumnya dapat bertahan selama dua hingga empat bulan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya